jejak tulisan si kaki kecil

Cara Mengatasi Redirect di Blogspot Dengan Screaming Frog

Konten [Tampil]
Cara Mengatasi Redirect di Blogspot Dengan Screaming Frog

Hai, kawan si Kici!

Penasaran nggak si gimana cara mengatasi redirect di blogspot? Hal yang aku pelajari ketika ikut kelas site audit dengan screaming frog. Kalau dulu mah mana peduli sama redirect di blog, selama halamannya aman ya udah dibiarin aja. Nggak sampai ngecek mana si yang redirect di blog.

Namun, ketika ikut kelas site audit ini jadi banyak pencerahan walaupun ya namanya ikut kelas sama Mas Irwin, pasti jawabannya ya terserah si mau diapain kan blog kalian masing-masing. Setiap ada masalah terus mengeluh ya pasti diminta dibiarin aja atau blognya di hapus aja. Nggak ngerjain tugas pun katanya nggak masalah, paling diem-diem kan ditendang dari grup.

Mengenal Redirect

Sebelum membahas tentang cara mengatasi redirect, lebih baik kita mengenal dulu apa itu redirect. Kalau berdasarkan obrolan di grup kecil, mending dijelasin dulu apa itu redirect biar pembaca artikelnya paham. Kan nggak semua yang baca artikel ini sudah paham apa itu redirect. Bisa jadi blogger baru yang masih belajar, jadi mending dijelasin apa si itu redirect. 

Redirect adalah pengalihan alamat dari satu alamat ke alamat yang lain. Pengalihan ini bisa terjadi ketika kita mengubah alamat domain kita maupun ketika kita mengubah alamat url postingan kita. Pengalihan ini dilakukan agar tak terjadi error 404 ketika orang mengklik sebuah alamat atau url yang sudah disebarkan. Jadilah penting untuk melakukan redirect.

Redirect Alamat Blog

Pengalihan Kustom Domain

Salah satu contoh redirect ya alamat blogku yang dahulu https://catatankakikecilku.blogspot.com/ berubah menjadi https://www.zakiawida.com/. Jadi ketika aku mengetik alamat yang lama akan otomatis berubah ke alamat yang baru kerena sudah aku aktifkan pengalihan alamat tersebut.

Pengalihan alamat ini biasanya dilakukan jika kita membeli domain kustom agar lebih mudah diingat orang. Cara melakukan redirect ketika membeli domain kustom ini cukup mudah.
  1. Masuk ke dashboard blog kalian.
  2. Pilih menu setelan.
  3. Cari bagian memublikasikan.
  4. Masukan domain kustom yang sudah dibeli.
  5. Pilih alihkah domain.

Redirect URL Postingan di Blog

Pengalihan URL Postingan

Sebenarnya redirect nggak cuma terjadi ketika alamat blog berubah, bisa juga url postingan di blog yang berubah. Beberapa kali aku mengubah url postingan di blog dengan alasan typo satu huruf ataupun alasan keyword utama artikel yang aku diganti. Salah satunya ya https://www.zakiawida.com/2020/11/video-gisel-trending.html berubah ke https://www.zakiawida.com2020/11/gisella-anastasia.html.

Siapa nih yang baru tau kalau postingan blog bisa diredirect? Jadi nggak usah khawatir kalau link sudah tersebar dan kita ingin mengganti urlnya. Ada langkah mudah untuk mengalihkan url lama ke url baru agar tak menyebabkan error 404. Gimana si caranya redirect url postingan itu?
  1. Masuk ke dashboard blog kalian.
  2. Pilih menu setelan.
  3. Cari bagian error dan pengalihan.
  4. Pilih pengalihan khusus dan tambahkan.
  5. Masukan url lama pada kolom dari dan url baru pada kolom ke (Url yang dimasukan hanya dimulai dari tahun hingga htlm saja).
  6. Aktifkan tombol permanen.
Pastikan sudah mengubah url lama ke url baru dengan menjadikan postingan draft dan ubah dibagian kustom url dan publikasinya. Kalau belum diubah akan percuma soalnya akan error 404 karena emang url barunya belum dibikin.

Terus kalau gitu harusnya kan nggak ada masalah ya? Kenapa harus dibenerin si? Kan emang selama alamatnya udah diredirect nggak akan masalah dong harusnya? Itulah pertanyaan yang sempat muncul ketika tugasnya itu harus membereskan masalah redirect.

Ya emang nggak masalah si. Bahkan kayaknya nggak berpengaruh pada performa blog. Cuma malu nggak si kalau alamatnya udah pindah tapi kita masih pasang alamat lama di internal link blog kita? Kalau pengunjung mungkin nggak ngeh tapi kalau google pasti ngeh dong soal pengalihan ini?

Ibaratnya kita punya toko nih, terus pindah alamat tapi nggak ngasih tau pelanggan setia kita. Cuma ngasih tau lewat tempelan kertas di alamat lama kalau alamatnya pindah. Ya emang nggak kasian nih sama penganggan setia? Udah ke alamat lama eh taunya pindah ke alamat baru. Mana taunya dari kertas yang ditempel dipintu lagi.

Cek 3xx dengan Screaming Frog

Cek 3xx dengan Screaming Frog

Paham dong kenapa harus membenahi redirect ini? Tapi gimana kita tau mana aja si link redirect di blog kita? Apakah kita perlu menerawangnya? Oooh tentu tidak doong. Ada tools yang bisa membantu kita menemukan link redirect itu. Salah satunya ya screaming frog.

Screaming frog ini bisa digunakan secara gratis kok jadi bebas aja mau pakai. Cuma namanya gratis pasti terbatas hanya 500 url yang bisa di crawl. Kalau blognya udah lama kemungkinan nggak bisa di cek secara keseluruhan. Sedangkan blog baru kaya aku mah masih bisa aja pake screaming frog yang gratis karena jumlah url belum terlalu banyak.

Cara menggunakannya pun cukup gampang, tinggal download aplikasinya di website resmi screaming frog. Untuk menggunakannya pastikan perangkat yang digunakan sudah 64-bit OS dengan minimal RAM 4GB karena waktu kelas kemarin beberapa blogger memang bermasalah ketika install screaming frog SEO Spider.

Jadi kepo nggak si sama si screaming frog? Langsung dong cobain lah si screaming frog karena emang bisa digunakan secara gratis. Lalu gimana cara pakai si screaming frog ini si?
  1. Masukan link blog kita pada kolom yang disediakan lalu pilih start.
  2. Tunggu hingga crawl 100%. Jika blog baru bisanya proses ini akan cepat. Kalau blog lama ya sabar saja ya.
  3. Setelah selesai maka pilih response codes untuk mencari si kode 3xx.
  4. Lalu pilihlah si direction (3xx) untuk melihat berapa si jumlah redirect yang ditemukan pada blog kita.

Nanti kita akan menemukan mana aja link redirect di blog kita dengan melihat kode 3xx. Kode 3xx di screaming frog yang aku temukan ada dua yaitu 301 dan 302. Apa si bedanya kode 301 dan 302? Redirect 301 adalah pengalihan link secara permanen sedangkan redirect 302 adalah pengalihan sementara. Jadi yang perlu kita benahi ya redirect dengan kode 301 saja.

Cara Mengatasi Redirect di Blogspot

Cara Mengatasi Redirect di Blogspot

Gimana udah pengen buru-buru benerin redirect di blog masing-masing? Caranya gampang kok. Tinggal ikutin langkah ini ya!

  1. Pilih salah satu url yang ingin kita benahi. Kalau aku memilih url http://www.doktertaura.com/.
  2. Lalu cek inlinks untuk melihat lokasi url tersebut ada dimana. Pastikan kita sudah tau lokasinya di homepage atau di postingan artikel. 
  3. Ternyata url tersebut tersemat di postingan yang berisi ceritaku tentang asal lambung kronis. 
  4. Ketika posisi redirect di url artikel maka kita masuk ke dashboard untuk mengedit artikel tersebut.
  5. Biasanya aku memilih tampilan html dibandingkan tampilan postingan karena lebih mudah untuk mencarinya. 
  6. Carilah link yang redirect di dalam postingan. Lalu ganti link sesuai link to yang muncul di outlinks.
Mudah bukan? Gimana nih? Apakah kawan si Kici mau mencobanya? Atau masih kebingungan bagaimana cara mengatasi redirect di blogspot?
Zakia Widayanti
Seorang yang mengaku introver dan menjadikan tulisan sebagai jalan ninja agar tetap waras. Tulisan adalah caraku menyampaikan keresahan dan kegelisahan. Terkadang semakin banyak menulis bisa jadi tanda jika aku sedang galau atau sedih atau mungkin banyak deadline :)

Related Posts

34 komentar

  1. Wah baru tahu tentang screaming frog, mau coba pakai juga ah
    sebelumnya saya selalu mencari satu persatu karena redirect ini bikin broken link di blogku

    BalasHapus
  2. Andaikan blog ku kena redirect, pasti panik duluan deh, ngebayangin yang engak-enggak!
    Tapi dengan streaming frog, semoga bisa membantu ya...
    Harus belajar lagi nih...

    BalasHapus
  3. Dennise Sihombing10 Juli 2022 00.05

    Hai kak aku termasuk blogger yang gaptek dan cepat paniknya. Untung deh aku mampir ke blog kakak jadi tahu bagaiman mengatasi redirect di blogspot. Thanks ya

    BalasHapus
    Balasan
    1. Kita samaan kak Denise. Aku pernah lo menghadapi situasi redirect ini... Dan panik banget... Untung terselesaikan berkat konsultasi ke para bloger master. Kuncinya "jangan panik"

      Hapus
  4. Aku pengguna blogspot dan artikel ini membantu banget buat atasi redirect di blogspot.
    Benar juga ya jika diibaratkan toko, terus pindah alamat tapi enggak ngasih tau pelanggan ya mereka bakal kebingungan

    BalasHapus
  5. Daku ingin unduh screaming frog ini belum bisa karena kapasitas penyimpanan yang gak memadai, padahal bagus nih bisa cek link yang mati

    BalasHapus
  6. Semoga tidak terjadi pada blog saya ah. Secara ya saya gak paham dengan masalah-masalah demikian. Harus ngandalin orang lain untuk membantu.

    BalasHapus
  7. wow alhamdulillah jadi menambah khasanah blogging pembaca termasuk saya kak, istilah redirect

    BalasHapus
  8. Aku belum pernah cobain redirect link.
    Tapi pengen sih.. Karena biasa redirect ini adalah cara cepat ke detect sama GSC.
    Apa benar, kak Zakia?

    BalasHapus
  9. Makasih ilmu redirectnya kak, berasa diingetin lagi, kadang suka lupa redirect ke alamat baru pas ada link yang kepanjangan sama typo soalnya akutu hehe

    BalasHapus
  10. seru banget ya kayaknya belajar screaming frog. saya juga sempat install tapi belum faham sepenuhnya. harus banyak belajar lagi nih.

    BalasHapus
  11. Istilah redirect udah paham. Screaming Frog ini yang saya baru tahu. Beberapa kali lihat dibahas di postingan blog lainnya, sambil bertanya pada diri sendiri: benda macam apa lagi ini? pakainya gimana? Ya ampun ketinggalan bener saya

    BalasHapus
  12. Yuhuu ilmu baru niih.

    Buat bloger yg pake blogspot, ngebantu bngt iniii

    Makasiii ya 👍

    BalasHapus
  13. Kalau aku nggak baca ini, aku mungkin bakal cuek saja sama link yang berpotensi redirect di blogku. Bahkan aku nggak bakal melakukan apapun. Padahal bisa jadi ada banyak eror di blogku. Hehehe

    Mungkin aku juga mau coba edit blogku dengan screaming frog juga deh. Hehehe

    BalasHapus
  14. Aku sebagai pengguna WP merasa udah aman2 aja lho pake plugin redirect. Tapi kalau ngga pake kodok ini jadi ngga tau deh kalau ada link cp yang baru2 ini redirect ke situs judi huhu.

    BalasHapus
  15. auto cari screaming fox untuk cari broken link yang banyak menghinggapi blog ku
    sayangnya harus log in ya?
    Gak bisa langsung seperti cek DA PA via MOZ

    BalasHapus
  16. Belum pernah juga coba redirect link kayak gini mb, karena aku juga awam banget dengan masalah kayak gini. Tulisannya sangat membantu nih kalau suatu saat mengalami..

    BalasHapus
  17. Dulunya saya juga abai, lo, Mba. Udah post lalu hapus. Kemudian buat post baru. Traffic pun hilang. Ternyata ada cara pindah alamat blog yang elegan. Btw, tulisan Mba keren. Nggak berasa udah sampai di ending aja.

    BalasHapus
  18. Aku nih benerin redirect engga selesai-selesai iiiiih. Mana muncul 404 lagi dong. Duh, kayak menguraikan benang kusut. Sabar, sabar...

    BalasHapus
  19. Beraryi harus install, ya. Kirain saya bisa tinggal buka website untuk ngeceknya. Menarik juga nih Screaming Frog karena prosesnya mudah

    BalasHapus
  20. Mengatasi redirect pada blog memang pernah, saat itu konsultasinya dengan penyedia domain

    BalasHapus
  21. Jadi screaming frog ini harus download aplikasi ya Mba Zakia? Saya mau redirect kemarin-kemarin cuman lupa lagi, untunglah ketemu artikel ini. Kayanya banyak artikel blog yang mau saya perbaiki judulnya.

    BalasHapus
  22. Harus dicoba langsung nih supaya gak bingung lagi kalo mengalami redirect blog, terimakasih sudah berbagi tips, aku jadi tau ada Screaming Frog

    BalasHapus
  23. Redirect 301 dan 302 teratasi, blog kembali sehat ya mba.
    Jika dituliskan begini tipsnya, yang memerlukan mengatasi permasalahan yg sama jadi bisa mengikuti dan tau kalau Screaming Frog sangat membantu sekali.

    BalasHapus
  24. Makasih infonya Mbak Zakia. Semoga info yang disampaikan bikin saya gak gampang panik saat harus bertemu dengan masalah redirect seperti ini

    BalasHapus
  25. KAlau bukan karena ikutan kelas ini, aku gak ngerti tools buat ngecek error nih mbak. Semangat memperbaiki blognya ya

    BalasHapus
  26. Semoga tidak mengalami hal yang begin i ya mbak, sebelum publlish harus ekstra hati-hati.Sebab akupun kayake pernah megnalami hal begini, mung bisa hapus kemudian upload lagi, versi yutubnya ding mbak kiaa....

    BalasHapus
  27. Iya nih kadang kalau dah posting trus baru nyadar eh ada typo tuh agak nyesek hehe, jd sebenarnya bisa ya tinggal diredirect tanpa khawati menimbulkan problem error.
    Mengecek blog seara berkala emang bagus yaa buat meningkatkan performa blog. TFS infonya.

    BalasHapus
  28. Ternyata cukup rumit nih menurut saya. Perlu ketelitian dan semangat belajar yang tinggi ya. Salut nih
    Semoga saya bisa ikut menyerap semua pembelajaran ilmunya...

    BalasHapus
  29. Asiknya ikutan kelas begini, ada yang memandu. Sehingga kalau terjadi bingung atau kesalahan, ada yang bantu memberikan masukan. Artikelnya sangat jelas dan bermanfaat. Semangat check untuk redirect link.

    BalasHapus
  30. Sesuatu banget emang niih audit blog dengan si kodok.
    Wajib paham apa dulu akar masalahnya, terus fokus, teliti, yang terakhir harus ikhlas ngerjainnya, Iya nggak sihh :D

    BalasHapus
  31. Menarik nih cara mengatasi redirect blognya, ternyata mudah ya (kalau sudah tahu caranya). Kalau untuk blog berplatform WP caranya gimana ya mbak?

    BalasHapus
  32. Mencari error adalah tugas si kodok, membetulkan error adalah tugas pemilik blog jika inginperformanya okehh :)

    BalasHapus
  33. Sangat terbantu sekali ya mengecek daleman blog dengan screaming frog. Termasuk untuk ngecek redirect link yang bermasalah

    BalasHapus

Posting Komentar