25 November 2020

7 Tips Menstruasi Nyaman Memakai Pembalut Kain Cuci Ulang

Memakai pembalut kain cuci ulang

Memakai pembalut kain cuci ulang memang terlihat ribet dan tidak nyaman. Sehingga pembalut kain atau menspad memang tak sepopuler pembalut sekali pakai ataupun menscup. 

Tapi pernahkah terpikir berapa banyak sampah pembalut yang dihasilkan oleh kita setiap bulannya? 20 atau 30 pembalut atau mungkin lebih? Itu saja hanya dihasilkan oleh seorang perempuan yang sedang mentruasi setiap bulannnya, lalu berapa banyak yang dihasilkan oleh setiap perempuan yang masih mengalami menstruasi? Aku pun tak bisa membayangkan ada berapa gunungan sampah pembalut yang dihasilkan.

Awal Mengenal Pembalut Kain

Dulu, aku termasuk cuek, nggak peduli walaupun kadang memang suka terpengaruh ikut-ikutan gerakan minim sampah tapi baru sebatas tas kain. Semenjak KKN jadi kepikiran tentang sampah pembalut ketika perempuan menstruasi.

Jika di rumah, sampah pembalut akan dibuang ke tong sampah dan diangkut truk. Berbeda dengan waktu KKN, sampah pembalutnya nggak diangkut truk sampah, tapi dibuang ke sungai. Nggak cuma sampah pembalut tapi hampir semua sampah, kalau nggak dibakar ya dibuang ke sungai. Rasanya pengen dikumpulin buat dibawa pulang gitu, tapi kan KKN lama ya, nggak cuma sehari dua hari, tapi sebulan lebih. 

sampah pembalut

Semanjak KKN itu, jadi lebih peduli dengan gerakan ganti pembalut sekali pakai ke menscup atau menspad. Dan sempat juga ada video viral yang membahas tentang menscup. Jadi sebelum mengenal menspad, aku lebih dulu mengenal menscup. Dari video lalu cari tau pro kontranya karena aku belum menikah dan mayoritas tidak menyarankan. Hingga akhirnya muncul alternatif lain yaitu menspad.

Bukan sebuah keputusan yang mudah untuk seorang yang lebih suka hal-hal simpel dan praktis ketika berpindah ke menspad. Kalau pake pembalut sekali pake cuci nggak harus bersih atau bahkan langsung dibuang pun tak masalah. Sedangkan menspad harus harus dicuci bersih setelah dipakai dan dijemur. Belum lagi bau anyir darah, terkadang bikin pusing mual karena nggak bersih-bersih waktu lagi nyuci. Sungguh butuh kesabaran ekstra dan niat yang kuat. 

Terkadang godaan untuk kembali memakai pembalut sekali pakai muncul. Walaupun belum sepenuhnya lepas tapi jumlahnya sudahnya sudah berkurang. 

Tips Memakai Pembalut Kain Cuci Ulang

Agar menstruasi merasa nyaman ketika menggunakan pembalut kain. Maka bisa mengikuti tips berikut, sehingga mentruasi nyaman dan aman, anti bocor.

1. Pilih Ukuran yang Tepat

Dengan menggunakan pembalut kain yang tepat maka akan merasa nyaman ketika menstruasi. Ada berbagai pilihan ukuran pembalut kain selayaknya pembalut sekali pakai. Jika kebingungan untuk memilih maka gunakan ukuran yang sama dengan pembalut sekali pakai. Jangan sampai menggunakan ukuran yang kecil sehingga membuat bocor, atau terlalu panjang sehingga tidak nyaman. 

2. Jangan Tergiur Harga Murah

Ketika membeli pembalut kain, jangan tergiur harga pembalut kain yang murah. Harga murah bisa jadi kualitas pembalut yang kurang baik, bahannya kasar dan tipis. Sehingga umur pembalut lebih pendek dan bisa jadi menyebabkan iritasi ataupun ruam pada daerah paha. 

3. Warna putih inner

Penting untuk memilih inner dengan warna putih. Pemilihan warna tersebut dilakukan agar dapat memastikan pembalut kain dicuci dengan bersih. Ketika inner memiliki warna akan membuat kita kesusahan untuk memastikan kebersihan pembalut kain ketika dicuci.

Bagian inner pembalut

4. Sering ganti

Walaupun terbuat dari kain, ternyata pembalut ini lebih bisa menampung volume darah yang lebih baik dibandingkan pembalut sekali pakai. Sehingga durasi untuk mengganti pembalu lebih lama. Tetapi jika dirasa lembab dan terlalu basah, jangan menunda untuk menggantinya. Kondisi yang lembab dapat menjadi pemicu muncul bakteri yang bisa menginfeksi vagina.

5. Jangan Gunakan Celana yang Longgar 

Pengunaan celana longgar lebih berpontesi mengalami kebocoran ketika menstruasi. Terkadang membuat duduk ataupun tidur tak nyaman. Sehingga perlu menggunakan menggunakan celana yang pas agar mestruasi nyaman anti bocor.

6. Tidak Menunda untuk Mencuci

Ketika menggunakan pembalut sekali pakai terasa praktis, tak ada kewajibab untuk mencuci. Berbeda dengan pembalut sekali pakai yang wajib langsung dicuci. Ketika mencuci pastikan lakukan dengan benar. 
  • Basuh pembalut dengan air mengalir terlebih dahulu hingga air lebih bening dan mengurangi jumlah darah yang tertinggal. 
  • Pilih sabun khusus atau sabun mandi dibandingkan deterjen, untuk mengantipasi infeksi pada vagina karena kandungan sabun deterjen. 
  • Cuci dengan perlahan agar pembalut kain memiliki umur pakai yang panjang.
  • Bilas dengan bersih dan tidak ada sabun ataupun noda yang tertinggal.
  • Jemur pembalut ditempat yang terkena matahari atau minimal terkena angin agar tidak lembab dan menjadi tempat tumbuh jamur dan bakteri yang berbahaya bagi kesehatan vagina.
Cara menjemur pembalut kain

7. Simpan dengan Baik

Ketika pembalut sudah kering, sebaiknya disimpan ditempat yang kering dan tidak lembab. Simpan pembalut kain dalam keadaan terlipat dan inner berada di dalam. Agar terjaga kebersihannya ketika nantinya akan digunakan.

Perbedaan Pembalut Kain dan Pembalut Sekali Pakai

Masih ragu untuk menggunakan pembalut kain? Mungkin bisa mempertimbangkannya dengan mengetahui perbedaan pembalut kain dan pembalut sekali pakai.

1. Lebih Ramah Lingkungan

Penggunaan pembalut kain akan lebih ramah lingkungan dan minim sampah. Hal tersebut terjadi karena pembalut sekali pakai hampir terbuat dari plastik 100%. Membuat pembalut sekali pakai susah diurai dan penggunaannya pun hanya sekali. Sedangkan pembalut kain biasanya terbuat dari bahan katun dan dapat digunakan berkali-kali sehingga dapat mengurasi volume sampah ketika mestruasi. 

2. Lebih Sehat

Selain, pembalut kain lebih ramah lingkungan. Pembalut kain pun cenderung lebih sehat karena tidak mengandung bahan kimia seperti pemutih yang ditemukan pada pembalut sekali pakai. Terdapat juga penelitian juga beberapa pembalut sekali pakai mengandung bahan kimia berbahaya. Dikhawatirkan, penggunaan pebalut sekali pakai dalam jangka panjang dapat berdampak pada kesehatan repoduksi wanita. Akibat pembalut sekali pakai yang bersentuhan langsung dengan alat kelamin wanita.

3. Tidak Menyebabkan iritasi

Pernah mengalami iritasi atau menemukan ruam pada paha ketika menstruasi? Hal tersebut disebabkan oleh penggunaan pembalut sekali pakai yang cenderung kasar. Sedangkan pembalut kain memiliki bahan yang lebih halus karena terbuat dari katun. Sehingga tak menyebabkan iritasi ataupun ruam pada paha.

4. Dapat digunakan berulang kali

Perbedaan utama antara pembalut kain dan pembalut sekali pakai adalah dari penggunaannya. Jika pembalut sekali pakai hanya digunakan sekali dan dibuang begitu saja. Pembalut kain dapat digunakan kembali, bahkan jika bisa merawatnya dengan benar dan terjaga kebersihannya maka akan bertahan hingga 5 tahun. Tapi mayoritas pembalut kain memiliki umur penggunaan 2-3 tahun saja.

5. Lebih hemat

Siapa si yang tak suka berhemat? Walaupun diawal pembelian pembalut kain termasuk membutuhkan budget lebih. Tapi jika digunakan hingga 3 tahun maka akan lebih hemat dibandingkan penggunaan pembalut sekali pakai. 

Aku membeli pembalut kain di toko online seharga 120rb dengan isi 6 pembalut kain. Jika ingin selama menstruasi menggunakan pembalut kain maka dibutuhkan minimal 12 pembalut kain. 

Sedangkan jika menggunakan pembalut sekali pakai, aku biasanya membeli seharga 25rb isi 16 buah. Dan membutuhkan dua bungkus pembalut kain tersebut. Maka minimal setiap bulannya aku mengeluarkan biaya 50rb setiap bulannya. 

Dapat disimpulkan jika menggunakan pembalut sekali pakai dalam 5 bulan akan membutuhkan biaya 250rb sedangkan penggunaan pembalut kain dalam 3 tahun hanya membutuhkan biaya 240rb.

6. Daya Tampung Lebih Banyak

Mayoritas pembalut kain memiliki ketebalan yang sama, berbeda dengan pembalut sekali pakai yang memiliki banyak pilihan dari mulai slim hingga tebal. Tetapi daya tampung pembalut kain lebih banyak dibandingkan dengan pembalut sekali pakai. Selama digunakan dengan benar, tak mungkin mengalami kebocorona akibat daya tampung pembalut yang minim. Tetapi hal tersebut tergantung pada karakteristika menstruasi setiap orang. Jika dirasa sudah lembab tentu perlu mengganti pembalut kain.

7. Kurang praktis

Walaupun memiliki banyak kelebihan, salah satu kekurangan pembalut kain adalah penggunaannya yang kurang praktis. Ketika hendak berpergian maka tidak disarankan menggunakan pembalut kain karena perlu mencucinya sesegera mungkin dan menjemurnya. Sehingga pembalut sekali pakai lebih cocok digunakan untuk berpergian karena tak memiliki kewajiban untuk dicuci. Bisa dibuang begitu saja selama dibungkus dengan benar.

Teman Selama Menstruasi

Jadi apakah tertarik mencoba pembalut kain cuci ulang? Jika masih ragu cobalah gunakan ketika hari-hari terakhir menstruasi. Ketika sudah terbiasa menggunakannya maka akan merasakan nyaman menggunakan pembalut kain dibandingkan pembalut sekali pakai.

21 November 2020

Pengalaman Mendaki Gunung Sindoro via Perkebunan Teh Tambi

Pengalaman mendaki gunung sindoro

Mendaki Gunung Sindoro merupakan pengalaman pendakian gunung pertamaku. Pengalaman yang mungkin akan selalu menjadi cerita yang menyenangkan. Walaupun awal bergabung di sispala agar bisa bermain arum jeram, nyatanya aku terjebak di pendakian sebagai syarat untuk menjadi anggota. Membuatku tak menyesal memilih ekskul percinta alam.

Awal aku bergabung, pendakian gunung belum setenar sekarang. Masih jadi hal yang jarang dilakukan oleh banyak orang. Bahkan menjadi hal yang cukup menakutkan untuk beberapa orang, takut bertemu makhluk astral, bertemu binatan buas, dan lain sebagainya. Tetapi semua cukup berubah sejak film 5 cm, membuat orang berbondong-bondong mendaki gunung bahkan tanpa memiliki ilmu sama sekali. Membuat banyak kejadian yang tak diinginkan hingga merenggut nyawa ketika dalam pendakian. 

Sekilas tentang Gunung Sindoro

Gunung Sindoro dikenal sebagai gunung kembar karena berdampingan dengan Gunung Sumbing. Walaupun memiliki ketinggian yang berbeda yaitu Gunung Sindoro (3.155 m dpl) memiliki ketinggian yang lebih rendah daripada Gunung Sumbing (3.340 m.dpl) tetapi keduanya memiliki bentuk yang hampir sama. Jika dilihat pada peta, Gunung Sindoro terletak di barat laut Temanggung dan timur laut Wonosobo, sedangkan Gunung Sumbing terletak di barat daya Temanggung dan timur Wonosobo.

Mendaki Gunung Sindoro Jalur Tambi

Kebanyakan pendaki Gunung Sindoro akan memilih jalur kledung karena merupakan jalur yang cukup terkenal. Padahal Gunung Sindoro memiliki beberapa jalur pendakian lain seperti perkebunan teh tambi atau yang dikenal jalur sigedang dan bansari. 

Jalur perkebunan tambi termasuk jalur yang cukup terjal tetapi memiliki waktu pendakian yang cukup pendek dan tidak terlalu ramai pendaki. Ketika awal perjalanan, sepanjang mata memandang akan melihat perkebunan teh. Seolah kita sedang dalam petualangan Sherina.

Pemandangan kebuh teh

Pendakian dimulai ketika matahari ada di atas kepala. Setelah melaporkan jumlah pendaki dan nama pendaki kepada petugas di desa terakhir, pendakian pun dimulai dengan melewati perkebunan teh dan jalan tanah yang masih cukup datar. 

Kemiringan tanah yang belum terlalu signifikan membuat perjalanan masih menyenangkan dan tidak terasa begitu lelah mendaki. Walaupun matahari sedang bersinar teriknya seolah berada tepat diatas kepala setiap pendaki.

Tempat istirahat

Banyaknya daerah yang datar pun masih cukup mudah untuk menemukan tempat beristirahat setiap kaki cukup lama melangkah. Ataupun menemukan bangunan-bangunan yang digunakan oleh pekerja kebuh teh ketika panen. 

Sehabis kebun teh dilewati maka perjalanan akan mulai melewati jalan yang cukup terjal dan menghabiskan banyak tenaga. Hanya semak belukar yang terlihat dan langkah kaki pun harus cukup lebar dibuka agar mampu naik ke setiap tangga tanah dan batu yang tak beraturan. Wajah-wajah yang awalnya masih bisa membentuk lengkung senyuman dan bercelote ria berubah menjadi wajah yang terus menatap kesetiap langkah kaki agar tidak terjatuh. 

Hutan gunung sindoro

Seruan semangat dari para senior pendamping pun hanya menjadi angin lalu, seolah setiap beberapa langkah kaki ini, ingin segera menemukan tempat yang cukup landai untuk sekedar melemaskan otot-otot kaki. Nyatanya sangat jarang menemukan tempat yang cocok seperti itu, jikapun ada kita harus mengalah bergantian untuk beristirahat karena tempat yang terbatas dan tidak cukup untuk jumlah kami yang cukup banyak.

Matahari mulai beranjak pergi dan digantikan oleh gelapnya malam. Tetapi perjalanan kami masih cukup panjang. Masih terus berjalan untuk menuju titik yang ditentukan untuk membuat kemah. Badan yang mulai kelelahan, pandangan mata yang mulai terbatas, semakin membuat perjalanan ini terasa bergitu panjang. Bahkan teriakan "satu belokan lagi sampai" tak lagi membuat kami mampu berjalan dan memutuskan beristirahat di sembarang tempat. 

Tempat istirahat malam hari

Pemandangan pagi hari

Tenaga belum pulih sepenuhnya ketika matahari mulai menampakkan dirinya, bahkan dinginnya udara yang berhembus masih sangat terasa, membuat badan enggan untuk bergerak. Tetapi mau tak mau harus memaksakan diri untuk kembali mendaki hingga menuju puncak gunung.

Rasa lelah dan dingin terbayarkan ketika melihat banyaknya bunga edelweis mekar di pucak gunung sindoro. Seolah memanjakan mata dengan pemandangan yang cukup menakjubkan. Karya Sang Pencipta memang tak pernah salah dan tak bisa ditiru begitu saja oleh manusia. 

Edelweis

Pemandangan di puncak

Mengabadikan kenangan mendaki

Puncak Gunung Sindoro cukup landai bahkan bisa dijadikan lapangan bola. Menemukan tempat landai yang cukup luas, membuat kita bisa puas untuk meluruskan otot-otot kaki dan rebahan sejenak untuk sedikit menghilangkan lelah berjalan sehari semalam.

Tempat istiraha di puncak

Perjalanan belum selesai, karena masih harus melangkahkan kaki untuk turun gunung. Waktu yang dibutuhkan memang lebih cepat dibandingkan saat mendaki. Tenaga yang digunakan pun cenderung terasa lebih sedikit yang dibutuhkan. Bahkan beberapa temanku berlari ketika turun gunung, tetapi aku tetap berjalan pelan mencoba menyeimbangkan badan dan beban yang dibawa agar tidak salah pinjakan. Salah-salah bisa tergelincir dan jatuh. Jika hal tersebut terjadi, kami akan tertawa terlebih dahulu sebelum akhirnya memberi pertolongan dan memberitahukan agar lebih berhati-hati.

Beberapa kali ketika di padang rumput yang tidak begitu curam, aku dan teman-temanku berseluncur seolah sedang berada di perosotan yang sangat panjang. Walaupun sudah diperingatkan oleh senior agar berjalan saja takut nanti membuat celana dan tas robek, kami tidak peduli. Terkadang memang pantat ini bertemu dengan bebatuan kecil, tapi rasanya menyenangkan bisa turun tanpa melangkahkan kaki. 

Istirahat dan makan

Matahari masih menampakkan wujudnya ketika kami sampai diperkebunan teh. Masih adanya beberapa teman yang tertinggal karena kekuatan fisik yang berbeda. Maka kami memutuskan untuk menunggu di bangunan yang ada di perkebunan teh. Sembari mengumpulkan tenaga dan juga mengisi perut yang kelaparan. Menjelang malam kami pun melanjutkan perjalanan pulang dan membawa cerita yang tak akan pernah dilupakan. 

Cerita yang Disimpan Gunung Sindoro

Kebanyakan orang percaya jika gunung menyimpan banyak cerita mistis yang sering kali diceritakan oleh para pendaki. Tak begitu banyak cerita yang aku tau tentang Gunung Sindoro. Tapi ada satu kisah yang pernah dialami temanku ketika melakukan pendakian hanya 5 orang saja.

Pendakian Gunung Sindoro melalui jalur tambi cukup sepi menurutku atau malah terlalu sepi. Ketika melakukan pendakian itu pun aku hanya bertemu satu rombongan pendaki lain yang turun. Setelahnya tak lagi bertemu dengan pendaki lain, hanya para pekerja kebun teh yang bolak-balik menggunakan mobil pick up. 

Tiga temanku yang melakukan pendakian susulan dilain waktu dengan didampingi oleh dua senior sempat mengalami hal yang tidak mengenakan. Memang pepatah dimana bumi dipijak langit dijunjung itu benar adanya. Mungkin ketika ditempat lain kita bebas berkata kasar, tapi jangan melakukannya ditempat asing yang menurut kita mungkin tak ada penghuninya. 

Ketika itu dilakukan maka entah dengan cara apa, para penunggu yang tak kasat mata itu membuat temanku hanya berkeliling-keliling di suatu tempat. Bahkan teriakan mereka tidak terdengar oleh senior yang mendampingi. Sempat merasa putus asa, hingga akhirnya memutuskan untuk berhenti dan berdoa agar bisa pulang dengan selamat. Tak lupa juga untuk meminta maaf atas perbuatan yang dilakukan.

Pada akhirnya, ketiga temanku pun bisa kembali melanjutkan pejalanan turun gunung dan bertemu dengan senior pendamping. Tak lupa membawa cerita tersebut sebagai pelajaran bagi kami yang kadang kala lupa untuk menjaga sikap ketika mendatangi tempat yang asing bagi manusia. 

Tips Mendaki Gunung di Era New Normal

Pendakian gunung menjadi cara untuk melepas penat dari rutinitas para pelajar hingga pekerja kantoran. Apalagi di era new normal banyak yang memilih mendaki gunung dengan dalih liburan yang meminimalisir bertemu orang. Tapi ada beberapa hal yang harus diperhatikan ketika akan mendaki gunung di era new normal ini.

Tips mendaki gunung

1. Informasi tentang Pendakian

Di era new normal, kapasitas pendaki gunung sangat dibatasi. Bahkan lama pendakian pun diatur. Jika tak mengikuti aturan tersebut bisa membuat nama kita ada di daftar blacklist. Sehingga perlu mencari tentang info pendakian di era new normal. Apakah jalur dibuka dan kapan waktu-waktu dimana jumlah pendaki membludak. Untuk menentukan kapan waktu yang baik untuk mendaki di era new normal.

2. Seluk Beluk Gunung

Penting untuk mencari tau tentang sejarah ataupun mitos gunung yang akan didaki. Dengan begitu maka kita akan lebih menghargai dan menjaga sikap. Perlu juga memahami tentang jalur pendakian yang akan dilewati agar tak mudah tersesat dan memiliki gambaran waktu pendakian. Selain itu, mengetahui lokasi-lokasi yang bisa digunakan untuk berkemah di malam hari. 

3. Persiapan Fisik

Banyak pendaki yang abai dengan persiapan fisik sebelum pendakian. Merasa memiliki badan yang cukup kuat untuk melakukan perjalanan yang cukup berat. Perlu adanya persiapan fisik yang cukup seperti lari, shit up, push up, dan lainnya. Selain itu, cek juga kesehatan di fasilitas kesehatan agar mengetahui kondisi hemoglobin kita. 

4. Menerapkan Protokol Kesehatan

Walaupun berada di alam terbuka, tetap penting menerapkan protokol kesehatan seperti memakai masker, menjaga jarak, membawa handsanitizer ataupun tisu basah. Memakai masker ketika mendaki gunung dapat mencegah hidung merah seperti tomat akibat kedinginan dan akan mengelupas ketika selesai mendaki gunung. Penggunaan tisu basah pun harus diperhatikan agar tidak meninggalkan jejak sampah.

Jadi gimana nih? Tertarik mencoba mendaki Gunung Sindoro via Perkebunan Teh Tambi? Atau akan menjadikannya tujuan melepas lelah di era new normal ini?

15 November 2020

Pengalaman Mengubah Domain Blogspot menjadi Domain Impian

Pengalaman mengubah domain blogspot

Pengalaman mengubah domain blogspot menjadi domain impian merupakan mengalaman yang tidak akan dilupakan olehku sebagai seorang blogger. Dengan memiliki domain impian, diharapkan seorang blogger dapat menjadi lebih rajin menulis, bukan hanya menulis mengikuti mood

Pengalaman Mengubah Domain Blogspot 

Rasanya nano nano waktu akhirnya beli domain, walaupun sebenarnya bukan domain impian si. Aku pilih domain yang lumayan populer dan masing sayang kantong. Sebenarnya si beli pas lagi promo, maklum jiwa mamak-mamak seneng liat promo (padahal belum nikah). 😁

Sebenarnya sudah lama terpikir untuk membeli domain custom tapi rasanya sayang mengeluarkan uang. Jadi bertahan saja dengan domain blogspot. Hingga mengikuti kelas Blogspedia dan diwajibkan untuk membeli domain custom.

Dari sekian banyak pilihan domain, akhirnya aku memutusnya membeli domain .com karena termasuk domain yang populer dan dikenal banyak orang. Dengan membeli domain ini, aku berharap bisa lebih rajin lagi menulis konten yang bermanfaat sesuai dengan tujuan menulis blog. Siapa tau kan pageview bisa naik hehe

Cara Memasang TLD di Blogspot

Sekarang, aku bakal kasih tutorial cara memasang TLD khusus untuk blogspot ya! Walaupun berbayar ternyata kita harus tetap memasangnya sendiri. Domain tersebut aku beli di Rumahweb. Berikut langkah-langkah hingga domain impian kita berhasil dipasang :

1. Cari email dari Rumahweb yang  memiliki judul “IMPORTANT! Verify Your Contact Information for (domain kalian)”. Lalu buka  dan klik link dari Rumahweb yang dikirim tersebut. 

Email dari rumahweb

Link akan berlaku hingga 15 hari setelah tanggal pembelian, jadi jangan sampai lupa dan terlewat dari 15 hari tersebut! 

Jangan ragu-ragu ya untuk meng-klik. Hingga muncul kolom untuk mengisi email, no ktp, dan hp kalian ya.

Isi data diri

2. Setelah berhasil, kita harus login ke Rumahweb. Pilih my domain dan pastikan domain sudah aktif.  

Login

Mydomains

3. Pilih panah ke bawah, lalu klik manage domain. Hingga tampilan berubah dan terdapat pilihan registrat lock. Ubah tulisan disbled menjadi enabled dengan mengklik enable registrat lock.

Manage Domain

Enable registrar lock

4. Sekarang saatnya pindah ke Managed DNS. Akan muncul tulisan "Domain Anda belum terdaftar disistem DNS kami, untuk memulainya klik tombol START". Ikuti petunjuk tersebut dengan mengklik start. 

Managed DNS

5. Muncul perintah baru untuk melakukan update, maka klik tulisan update tersebut sesuai dengan petunjuk.

Update

6. Saatnya membuka dashboard blogger yang akan diubah domainnya, pilih setelan dan cari domain kustom untuk mengisi nama domain kita. Tetapi jangan tutup web sebelumnya, biarkan saja karena nanti akan kembali ke web tersebut untuk melanjutkan setting domain. 

Setelan dashboard blog

7. Masukkan domain kustom pada kotak yang muncul dilayar dimulai dari www dan pilih simpan. Apakah muncul peringatan? Wajar kok, jangan takut jika salah karena hal tersebut wajar saja. Untuk mengalihkan domain kita membutuhkan hal tersebut agar bisa mengisi data di Managed DNS sebelumnya.

Domain kustom

8. Kembali lagi ke web sebelumnya dengan tidak menutup kotak yang ada di dashboard blog. Saatnya mengisi data-data yang diperlukan dengan mengklik add new record. Nantinya kita akan mengisi sampai tiga kali, jadi jangan sampai tertukar ya. Jika salah, bisa kok diubah lagi.

Add new record

9. Pertama kita akan mengisi CNAME, dengan cara:
  • Menuliskan www di domain
  • Biarkan angka yang muncul di TTL, jangan diubah
  • Memilih CNAME pada record type
  • Menuliskan ghs.google.com di hostname
  • Cek kembali apakah sudah benar dan klik add record, jika mengisi dengan benar maka akan berhasil. Jika tidak maka perlu dicek kembali, apa yang salah.

Cname 1

10. Setelah berhasil mengisi CNAME 1 maka saatnya mengisi CNAME 2, dengan cara:
  • Menuliskan kode sesuai dengan kotak yang muncul di dashboard blog untuk domain
  • Biarkan angka yang muncul di TTL, jangan diubah
  • Memilih CNAME pada record type
  • Menuliskan kode (xxx.googlehosted.com) sesuai dengan kotak yang muncul di dashboard blog untuk hostname
  • Cek kembali apakah sudah benar dan klik add record, jika mengisi dengan benar maka akan berhasil. Jika tidak maka perlu dicek kembali, apa yang salah.

Cname 2

9. Terakhir kita akan mengisi A, dengan cara :
  • Biarkan saja domain kosong, jangan diisi apapun
  • Biarkan angka yang muncul di TTL, jangan diubah
  • Memilih A pada record type
  • Menuliskan salah satu IP address google (216.239.32.21, 216.239.34.21, 216.239.36.21 atau 216.239.38.21) untuk mengisi IP or hostname.
  • Cek kembali apakah sudah benar dan klik add record, jika mengisi dengan benar maka akan berhasil. Jika tidak maka perlu dicek kembali, apa yang salah.

Record type A

10. Setelah selesai mengisi maka akan muncul tampilan yang berisi 3 record yang kita isi tadi. Jika ada yang masih salah atau keliru bisa kita ubah nanti.

Hasil record

11. Untuk mengecek apakah DNS domain custom kita sudah aktif, kita perlu memastikannya melalui url who.is. Masukkan nama domain kita tanpa www, lalu klik gambar kaca pembesar. 

Whois

12. Cek data di whois dan DNS record, jika sudah muncul data-datanya maka dapat dipastikan jika DNS domain custom kita sudah aktif.

Registrar info

DNS record

13. Saatnya kembali ke dashboard blogger mengaktifkan domain kita. Simpan kembali nama domain kita di dashboard blogger. Jika berhasil maka domain kita sudah tersimpan. Jika masih error, coba batalkan dan refresh dashboar blogger tersebut dan ulangi langkah nomor 6.

14. Setelah berhasil menyimpan, saatnya mengaktifkan alihkan domain, ketersediaan https, dan pengalihan https. Yeaay, domain blogspot kita sudah berhasil diubah menjadi domain impian.

Dashboard blogger

Blog dengan domain baru biasanya perlu penyesuaian sehingga tidak langsung bisa diakses. Tunggu saja beberapa menit sampai melepas lelah setelah melakukan setting domain. Jadi jangan panik jika tak bisa diakses ya!

Jadi gimana nih pengalaman mengubah domain blogspot menjadi domain impian? Apakah menyenangkan atau jadi pusing dengan berbagai hal yang harus dipersiapkan? Semoga tutorial yang aku berikan bisa berguna ya!

11 November 2020

Hanya Ingin untuk Menikah atau Memang Siap untuk Menikah?

Siap untuk menikah

Menikah bukan hanya sekedar ingin tapi harus siap untuk menikah. Menikah merupakah salah satu ibadah paling lama sehingga perlu dilakukan persiapan. Bukan hanya sekedar ingin menikah ataupun dikejar target tanpa membawa bekal apapun. Apalagi di usiaku yang menginjak seperempat abad, pastinya muncul kegelisahan-kegelisahan tentang pernikahan.

Bukan Akhir Sebuah Perjalanan

Sering dihadapkan pada cerita yang menggambarkan bahwa menikah adalah akhir dari sebuah perjalanan. Ketika menikah maka akan merasakan bahagia seterusnya. Sehingga menikah terkadang dijadikan sebuah jawaban atas sebuat permasalahan hidup. Layaknya hidup Cinderella yang berakhir bahagia selamanya setelah menikah dengan pangeran. Setelah sebelumnya, hidup dalam penderitaan lalu menikah menjadi solusi atas masalah hidupnya tersebut.

Nyatanya menikah bukan sebuah akhir tapi awal perjalanan baru dari dua manusia yang menjadi satu. Menyatukan dua buah pikiran, keluarga, dan banyak hal. Jika tak dipersiapkan dengan baik maka bisa jadi akan menemukan dua cabang arah tujuan yang berbeda. Atau menemukan konflik-konflik yang akhirnya menjadikan dua insan tersebut semakin mengenal satu sama lain.

Kapan Siap untuk Menikah?

Pernah suatu kali membahas pernikahan dengan seorang teman, jadi apa yang membuat kita yakin siap untuk menikah? Dan pertanyaan tersebut aku tanyakan pada diriku sendiri, yakin udah siap? Atau cuma pengin aja karena liat teman-teman yang lain menikah? 

Jika ingin mengetahui apakah siap atau enggak, ada beberapa hal bisa menjadi pertimbangan awal.

1. Mengenal Diri Sendiri

Bagaimana kita akan memahami orang lain jika kita belum mengenal diri kita sendiri? Ketika menikah kita akan belajar mengenal orang baru yang 24/7 hadir dalam hidup kita. Maka selayaknya kita mengenal diri kita terlebih dahulu, kelebihan, kekurangan, dan potensi diri. Agar kita bisa menyatukan hal tersebut dengan pasangan kita untuk menghasilkan sesuatu yang bermanfaat ketika hidup menggenap.

Dengan mengenal diri sendiri maka kita akan lebih mudah menentukan peran kita nantinya setelah menikah. Karena dengan menggenap mau tidak mau akan ada peran yang berubah dan bertambah. Jika tak mengenal dan siap menerima peran baru, apakah yakin siap hidup menggenap?

2. Menikah untuk apa?

Jika memang sudah siap menikah pastinya tau kan apa tujuan kita menikah? Bukan sekedar mengikuti orang lain atau berada di umur dimana waktu yang katanya tepat menikah. 

Pernah suatu kali, melihat temanku yang mengikuti sekolah pra nikah dan ada tugas visi misi menikah. Sejujurnya aku dulu tak tahu gunanya untuk apa, bahkan temanku pun mencari visi misi tersebut di internet. Tapi sejak belajar tentang mempersiapkan pernikahan, aku tau visi misi sangat penting. Jadi kita akan tau pernikahan kita kelak akan memberikan manfaat bukan hanya sekedar menggenap tanpa ada tujuan pernikahan.

3. Target Menikah

Target menikah bukan hanya perkara umur ataupun tahun, tapi bekal apa yang ingin kita bawa untuk menggenap kelak. Menikah merupakan sebuah perjalanan panjang yang memerlukan bekal. Bayangkan kita akan mendaki gunung, maka kita memerlukan bekal agar dapat pulang dengan selamat nantinya. Begitu pula pernikahan yang merupakan ibadah, perlu bekal agar nantinya terhindar dari api neraka. Sehingga dengan pertimbangan itu kita akan tahu kapan kita siap menikah.

4. Kriteria Pasangan

Tau pepatah jawa yang mengatakan witing tresno jalaran soko kulino? Yang berarti cinta tumbuh karena terbiasa, apakah percaya dengan hal tersebut? Kalau aku si dulu nggak terlalu percaya, laki-laki perempuan berteman ya pasti akan murni tanpa ada muncul rasa hingga aku belajar banyak dari pengalaman perempuan yang sudah menikah. 

Witing treno jalaran soko kulino

Banyak cerita tentang teman yang menikah tanpa ada perasaan. Lalu mana mungkin menikah tanpa ada rasa dan muncul dibulan-bulan berikutnya setelah menikah? Ternyata itu bisa ternyata selama kita menikah dengan pasangan yang sesuai kriteria kita. Maka kita akan mudah jatuh cinta ketika menemukan pasangan yang memang kita inginnya walaupun diawal belum muncul perasaan.

Ketika kita merasa siap menikah, maka kita akan tau pasangan seperti apa yang kita pilih untuk hidup sehidup sesurga. Pasangan yang telah tertulis di lauhul mahfudz dan membuat kita akan jatuh cinta karena Allah. Jadi bukan tentang siapa tapi seperti apa pasangan yang kita inginkan.

5. Komunikasi dengan Orang Tua

Menikah bukan hal yang hanya dilakukan sehari dua hari tapi dalam hitungan tahun bahkan hingga maut memisahkan, jadi nggak mungkin kan kita tidak membicarakannya dengan orang tua. Atau membicarannya ketika H- sebelum menikah? Menikah bukan meminta uang jajan yang bisa dilakukan mendadak ketika kita akan berangkat sekolah. Tapi harus dibicarakan jauh-jauh hari layaknya kita mempersipakan ujian.

Banyak kasus ketika anak membicarakannya mendadak dan orang tua tidak siap. Sehingga perlu adanya obrolan dan kesamaan pandangan tentang pernikahan. Agar orang tua dan anak mempersiapkan ketika nantinya akan berpisah, tidak satu rumah, atau perubahan-perubahan yang mungkin akan terjadi setelah menikah.

Buku #PreMarriageTalk sebagai Petujuk Arah 

Persiapan menikah mulai dari mana dulu ya? Aku sebagai orang yang buta arah dan tak tahu harus bertanya kemana, aku butuh sebuah petunjuk untuk memulai pencarian bekal menikah. Malu bertanya pada orang lain karena takut dikira ngebet nikah tapi kalau diem aja kapan mau ngumpulin bekal nikah.

Aku pun menemukan buku #Premarriagetalk sebagai solusi dan menjadi pijakan pertama untuk mencari bekal menikah. Seperti seorang anak belajar Al Quran pastinya dimulai dari Iqra kan? Atau ketika masuk pendidikan formal pastinya dimulai dari tingkat dasar kan? Jadi yang membutuhkan petunjuk arah untuk mencari bekal menikah ya buku ini sangatlah cocok.

Premarriagetalk

Layaknya kita menentukan akan menjadi apa, pastinya akan belajar matematika, bahasa, dan pelajaran dasar lainnya. Hingga nantinya mengetahui hal kita sukai dan menjadikan pelajaran tersebut sebagai bekal. Jadi dengan mengetahui dasar-dasar bekal yang diperlukan dalam mempersiapkan pernikahan kita akan tau pernikahan seperti apa yang kelak kita inginkan. Dasar-dasar bekal apa saja yang perlu kita persiapkan akan ditemukan di buku #Premarriagetalk.

Memang ada berbagai banyak buku yang bisa menjadi referensi pernikahan tapi terkadang tidak menjelaskan step awal yang perlu dipersiapkan atau malah langsung pembahasan yang terlalu berat. Sehingga membuat yang membacanya menjadi kebingungan atau malah takut dengan pernikahan. 

Buku yang ditulis oleh dua orang perempuan dengan latar belakang pendidikan psikologi ini sangat cocok bagi yang membutuhkan bacaan ringan tentang pesiapan pernikahan. Buku yang bisa menjadi gerbang untuk mengumpulkan banyak bakal pernikahan agar tak hanya mempersiapkan walimah yang meriah tapi mempersipkan kehidupan setelah menggenap kelak.

Jadi apakah memang sudah siap untuk menikah? Atau hanya ingin saja ketika melihat teman-teman sudah menikah? Semangat untuk memperbaiki diri sebelum menggenap ya! Bisa cek ke sini kalau butuh buku ini sebagai teman mencari bekal, karena menikah harus dipersiapkan. 

08 November 2020

Gisel trending, status janda rentan diperbincangkan netijen

Gisel Trending

Berita tentang Gisel trending di twitter dan google mengalahkan berita tentang pemilu Amerika dan juga berita tentang bola. Sejak menyandang status janda, Gisella Anastasia cukup menyita perhatian publik. Beberapa kali namanya atau Gempi muncul ditrending topik dan menjadi perbincangan para netijen.

Gisel trending di twitter

Nama Gisel yang trending ditwitter membuat orang bertanya-tanya, alasan kenapa namanya muncul di trending nomor 1. Ternyata video mirip dengan dirinya kembali muncul. Sehingga banyak yang membicarakan hingga muncul kembali #kasiangempi.

Berita viral Gisel 

Mantan istri Gading Marten sering kali menjadi topik perbincangan netijen. Hal tersebut hampir selalu diikuti dengan #kasiangempi. Entah mengapa, sejak kasus perceraian Gisel dan Gading membuat muncul #kasiangempi. Sering kali muncul #kasiangempi ketika Gisel dianggap melakukan sesuatu yang tidak sepantasnya oleh netijen. 

1. Gading dan Gisel berpisah

Keluarga yang dianggap baik-baik di media sosial melalui mata para netijen seolah menjadi bencana yang paling buruk. Padahal belum tentu apa yang dipikiran netijen benar. Walaupun resmi berpisah, Gisel dan Gading tetap mendidik Gempi dengan baik. 

Perceraian

Keputusan perpisahan tersebut dianggap yang terbaik bagi Gisel dan Gading. Bahkan dalam islam perceraian diperbolehkan. Selama menjadi jalan terakhir ketika tak ada solusi dan pernikahan tak bisa lagi mendatangkan ketenangan bagi keduanya. 

"Talaq (yang dapat dirujuki) dua kali. Setelah itu boleh rujuk lagi dengan cara yang ma'ruf atau menceraikan dengan cara yang baik." 
(Al Baqarah : 229)

Jadi kenapa harus kasian Gempi? Yang aku tau, perceraian Gisel dan Gading termasuk baik-baik saja. Tak ada perebutan hak asuh anak ataupun harta gono gini. Selain itu, Gempi pun masih dapat merasakan kasih sayang dari Gisel maupun Gading.

2. Gisel dan Wijin

Kedekatan Gisel dan Wijin mengundang komentar negatif dari netijen. Mulai dari awal kedekatannya yang diduga sebagai alasan retaknya rumah tangga Gisel dan Gading. Hingga hubungannya yang diposting di media sosial selalu mendapat komentar negatif dari netijen. Seolah para netijen masih mengharapkan kembali utuhnya rumah tangganya dengan Gading.

3. Video mirip Gisel

Munculnya video mirip mantan istri Gading tersebut, membuat #kasiangempi muncul kembali. Tapi kenapa harus kasian dengan Gempi? Apakah benar perempuan yang ada di video tersebut Gisel atau hanya sekedar mirip? 

Mama Gempi tersebut sudah mengalami kejadian tersebut 2 kali dan melaporkannya pada pihak berwajib. Entah dengan tujuan apa orang menyebarkannya lalu membuatnya viral. Ingin menjatuhkan nama baik mantan istri Gading atau malah cara agar nama Gisel tenar di dunia entertainment. 

Para netijen memviralkan kembali #kasiangempi saat video yang diduga Gisel muncul di dunia maya. Jika memang kasian dengan Gempi, jangan hanya sekedar membuat tagar tapi juga tindakan. Dalam islam kita wajib menutup aib seseorang. Sehingga sudar sewajarnya kita menghentikan menyebarkan video viral yang tak berfaedah.

“Barangsiapa melepaskan kesusahan seorang muslim dari kesusahan dunia, Allah akan melepaskan kesusahannya pada hari kiamat. Barangsiapa memudahkan orang yang susah, Allah akan mudahkan urusannya di dunia dan akhirat. Barangsiapa menutupi aib seorang, Allah akan menutupi aibnya di dunia dan akhirat. Allah akan senantiasa menolong hamba-Nya selama ia menolong saudaranya.” 
(HR. Muslim)

Cocoklogi Ala Netijen 

Munculnya video Gisel tersebut membuat para netijen melakukan cocoklogi dengan jejak digital yang ada di instagram pribadi milik Gisel dan temannya. Mulai dari baju, horden, hingga tato menjadi sasaran para netijen untuk melakukan cocoklogi. 

Entah untuk apa manfaat cocologi tersebut, tetapi setiap kali ada berita viral tentang artis, pasti ada saja netijen yang mencoba melakukan cocologi. Cocoklogi tersebut untuk meyakinkan jika berita yang viral tersebut memang tertuju pada artis tersebut, bukan hanya sekedar mirip.

Stigma janda di mata masyarakat

Mama Gempi tersebut cukup ramai dibicarakan netijen sejak menyandang status janda. Entah hal apapun yang dilakukan hampir selalu mendapat komentar negatif dari netijen. Atau memang stigma negatif janda di mata masyarakat berkaitan dengan hal tersebut?

1. Status janda lebih rentan dibanding duda

Dimata masyarakat status janda lebih rentan terhadap godaan dibandingkan duda. Perempuan yang menyandang status janda lebih banyak mendapat godaan laki-laki karena dianggap butuh sentuhan kasih sayang. Dibandingkan laki-laki yang menyandang status duda dianggap lebih mandiri.

2. Janda dianggap memiliki beban yang berat

Ketika menikah perempuan dianggap bergantung pada laki-laki dari segi finansial. Sehingga ketika menyandang status janda akan menjadi beban yang berat. Tapi tidak semua perempuan yang menyandang status janda akan kesulitan finansial, salah satu contoh yang membuatku salut adalah Ala Alatas, yang bisa membesarkan ketika anaknya dengan baik.

Ketahanan Finansial
 

Di jaman sekarang, banyak perempuan yang mengedukasi walaupun hanya menjadi ibu rumah tangga, minimal bisa mengelola uang. Atau tetap menjadi perempuan yang produktif ketika sudah menyandang status sebagai istri dan juga ibu. Sehingga ketika Allah menakdirkan bercerai dengan suami baik hidup maupun mati, bisa tetap memiliki ketahanan finansial.

Perempuan dalam pandangan islam

Dalam islam, perempuan sangat istimewakan, bahkan menjadi nama sebuah surat dalam Al Quran. Selain itu, kata "ibu" dalam hadist pun disebut 3 kali dalam urutan pertama sebelum akhirnya muncul kata ayah. Lalu bagaimana islam menjaga hak-hak perempuan ketika menjadi janda?

1. Dijamin nafkahnya

Dalam islam, perempuan dijamin nafkahnya oleh suami ketika menikah. Ketika suami tidak mampu maka keluarganya harus menanggungnya bahkan ketika keluarganya tidak mampu, negara yang menanggungnya untuk memenuhi kebutuhan pokok. 
Jadi ketika seorang perempuan menyandang status sebagai seorang janda, seharusnya tak perlu mengkhawatirkan masalah finansial jika sesuai dengan kaidah islam. Akan tetap ada yang menanggung perempuan tersebut dalam hal kebutuhan pokok disamping perempuan itu berusaha sendiri untuk memenuhinya.

2. Dianjurkan menikah lagi

Sebuah pertanyaan yang pernah aku layangkan kepada temanku yang sudah menikah, "gimana si rasanya menikah?" Temanku mengatakan sejak menikah, seolah hadir ketenangan jiwa. Rasa yang mungkin tak bisa didapatkan ketika hanya menjalin hubungan dengan status pacar.

Pernah dalam pembahasan materi bengkel diri, ada yang menanyakan apakah sebaiknya perempuan menikah kembali atau tidak. Ustadzah pun menjelaskan jika seorang perempuan berstatus janda, dianjurkan kembali unuk menikah. Karena lebih mudah menghadapi godaan syaitan ketika berdua dibanding sendiri. Tapi jika tidak memilih tidak menikah lagi pun diperbolehkan. Hal itu juga tak mengurangi tidak ketaqwaan karena dapat menjaga kehormataan dirinya dan juga keluarganya.

Jadi apakah berita Gisel trending berhubungan dengan statusnya sebagai janda? Status yang rentan diperbincangkan oleh netijen dan menjadikan stigma negatif dimata masyarakat.

04 November 2020

Ada apa dengan Febrina Aulia dan MbaKrib?

Ada apa dengan Febrina Aulia dan MbaKrib

Assalamualaikum . . .

Tulisan kali ini, aku mau membahas tentang Febrina Aulia. Sosok perempuan yang ada dibalik blog MbaKrib. Pertama kali tau Mba Febrina adalah di whatsapp grup blogger bengkel diri. Sebagai penanggung jawab blogwalking, Mba Febrina cukup sering muncul di grup. 

Ketika ada tugas dari Mba Marita untuk mencari partner, aku kebingungan akan bersama siapa. Jujur bebannya cukup berat karena harus saling berusaha agar tidak terkena tendangan mar-mar. 

Sudah cukup ramai yang mendapatkan pasangan di grup. Aku pun mencoba untuk mengajak Mba Febrina untuk menjadi partner. Kenapa? Karena aku sudah tau siapa Mba Febrina walaupun belum mengenalnya lebih dekat. Walaupun deg-degan takut lamaranku ditolak. Alhamdulillah lamaran untuk menjadi partner itu tidak bertepuk sebelah tangan.

Mengenal Lebih Dekat Sosok Mba Febrina

Jujur rasanya senang memiliki partner seperti Mba Febrina, karena orangnya ternyata baik dan mau menjawab pertanyaan panjang kali lebar. Mungkin karena dirinya adalah seorang guru yang terbiasa menjawab pertanyaan muridnya. Beda denganku yang mungkin jika menjawab pertanyaan singkat dan padat tapi belum tentu jelas. 😆

Dengan 5 hal dibawah ini, semoga kita bisa lebih mengenal dekat sosok Mba Febrina ya!

1. Siapa si Febrina Aulia?

Nama lengkapnya si Febrina Aulia, ternyata di dunia nyata dipanggil Lia. Tapi aku memanggilnya Mba Febrina karena mengenal sosoknya di dunia maya. Mba Febrina memiliki kesamaan sama denganku, selalu menggunakan nama depan ketika berkenalan di dunia maya. 

Mba Febrina merupakan orang asli Bukittinggi, Sumatera Barat. Tetapi saat ini harus merantau di Padang karena pekerjaan sebagai guru. Wah, bisa nih kapan-kapan main ke Bukittinggi atau Padang ya? hehe

2. Belajar sebagai Passion

Sebagai seorang guru pastinya Mba Febrina dituntut untuk terus menimba ilmu agar nantinya tidak tertinggal oleh jaman. Apalagi Mba Febrina sebagai guru TIK harus melek teknologi. Mau gak mau harus terus belajar kan? Biar nggak kudet atau kurang update. Tapi hal tersebut tidak memberatkan bagi Mba Febrina justru sangat menyenangkan. Kok bisa ya?

Passion Mba Febrina adalah belajar, apalagi belajar dengan hal-hal baru. Rasanya menyenangkan belajar hal baru dan dikejar oleh deadline. Pantas saja aku bertemu dengan Mba Febrina di bengkel diri dan blogspedia. Tapi untuk tahun ini, Mba Febrina sedang banyak belajar tentang financial planning dan menulis.

3. Mengajak Murid untuk Ngeblog

Membaca salah satu postingan Mba Febrina tentang alasan ngeblog, tertulis tentang ajakan ngeblog kepada muridnya. Aku yang penasaran dengan hal tersebut kemudian menanyakan tentang ajakan ngeblog tersebut.

Ajakan ngeblog tersebut muncul ketika ada pandemi. Sebagai seorang guru yang harus terus mengajar walaupun ditengah pandemi, Mba Febrina mencoba mencari solusi agar muridnya tetap bisa belajar. Tak ingin membebani dengan kurikulum yang seharusnya belajar tentang corel draw, maka Mba Febrina pun mengajak muridnya untuk ngeblog. Sesuai dengan anjuran Nadiem Makariem, jika selama pandemi yang diprioritaskan adalah pembelajaran yang bermakna bukan mengejar kurikulum.

Lalu kenapa pilih blog? Karena tidak semua muridnya memiliki laptop/komputer pribadi maka blog sebagai solusi. Cukup dengan menggunakan hp juga sudah bisa memposting tulisan. Tujuannya agar muridnya bisa menyampaikan ide melalui tulisan, bukannya tidak bisa tapi belum terbiasa sehingga terasa sulit. Mba Febrina pun berharap ketika nantinya blog bukan lagi sebagai tugas sekolah, muridnya masih bisa melanjutkan untuk menulis ataupun membuat karya. 

Wah, luar biasa sekali ya? Beruntung sekali murid Mba Febrina.

4. MbaKrib, celetukan dari seorang teman

Jujur nama blog Mba Febrina cukup unik yaitu MbaKrib. Cukup mudah ingat kerena pendek dan beda dari yang lain. Aku awalnya hanya berani menebak-nebak apakah MbaKrib kepanjangan dari Mba Kribo? Eh, ternyata benar lho tebakanku itu.

Cerita Mbakrib


MbaKrib merupakan celetukan iseng dari teman kuliahnya. Dibalik hijabnya, Mba Febrina memang memiliki rambut keriting dan sering dipanggil kibo oleh kakaknya. Bukannya merasa tersinggung karena dipanggil MbaKrib tetapi Mba Febrina justru menggunakannya sebagai nama blog. Ditambah dengan logo perempuan berambut kribo di blognya, membuat ciri khas blog MbaKrib sangat terasa.

5. Blog sebagai Catatan Pribadi

Mba Febrina mengenal blog ketika kuliah sebagai sarana untuk mengumpulkan tugas mata kuliah analisis perancangan jaringan. Dan sempat berhenti ketika selesai mata kuliah tersebut selesai. 

Sebagai mahasiswa tingkat akhir pastinya akan merasakan galau ketika berhadapan dengan skripsi. Maka blog sebagai pelampiasan kegalauan di kala itu. Dibanding galau di sosmed terus dikomen yang aneh-aneh kan ya? Akhirnya blog difungsikan hanya sebagai catatan pribadi Mba Febrina.

Sejak ikut komunitas blogger bengkel diri, Mba Febrina pun memberanikan diri untuk mempublikasikan tulisan ke orang banyak. Dari yang awalnya minder karena merasa tulisannya biasa aja, perlahan pun mulai percaya diri dengan tulisan sendiri. Di blogspedia ini pun Mba Febrina belajar untuk berani share tulisan blog ke media sosial.

Mengenal sosok Mba Febrina ternyata membuatku tau banyak hal dan juga tau alasan kita berjodoh di tugas Mba Marita kali ini. Aku merasa ada banyak kesamaan dengan Mba Febrina, dari sama-sama kuliah di jurusan teknik, sama-sama menggunakan nama depan ketika di dunia maya, sama-sama mengenal blog karena tugas kuliah, dan juga sama-sama senang belajar hal baru lalu dikejar dengan deadline.

Mungkin masih banyak hal baru yang belum orang ketahui tentang sosok Mba Febrina Aulia. Jadi yang ingin kenal lebih dekat bisa berkunjung ke blognya dan membaca tulisan dari MbaKrib ya! 😉