jejak tulisan si kaki kecil

Cara Mencari Supplier di Shopee, Auto Untung Besar!

1 komentar
Konten [Tampil]
Cara Mencari Supplier di Shopee, Auto Untung Besar!

Hai, kawan si Kici!

Ada nggak si yang lagi membutuhkan cara mencari supplier di shopee? Pastinya lagi pengen jualan dan memanfaatkan aplikasi shoppe. Ya daripada cuma scroll-scroll nggak berfaedahkan ya, mending memulai untuk berjualan aja. Jadi scroll shopeenya malah menghasilkan uang.

Mengenal Shopee

Siapa si yang nggak mengenal aplikasi berwarna orange ini? Aku pun menggunakannya sejak lama ketika kuliah. Apalagi fitur gratis ongkirnya, duh siapa si yang tak tergoda?

Nah, alasan itulah yang menjadikan shopee bisa jadi jalan ninja untuk mendapatkan uang. Apalagi penggunaan aplikasi ini cukup mudah dan menawarkan fitur dropship. Selain itu, barang yang dijual pun cukup beragam dan lengkap jadi bisa jadi pilihan kita untuk mencari supplier.

Cara Mencari Supplier di Shoppe

Penasaran nggak si bagaimana mencari supplier di shopee? Sebagai penjual tentu kita ingin menemukan supplier tangan pertama karena bisa mendapatkan harga murah dan mendapatkan keuntungan yang optimal. Nah, inilah beberapa cara untuk menemukan supplier shoppe tangan pertama.

1. Tentukan Jenis Barang

Sebelum mencari supplier tentu kita harus menentukan nih jenis barang apa yang ingin dijual. Apakah baju, mainan, buku, perabotan, atau apa? Sehingga ketika nanti kita mencari di shoppe nggak akan kebingungan lagi.

2. Buka Shopee

Ketika sudah mengetahui barang apa yang ingin dijual, saatnya kita membuka shopee. Kalian bisa membuka di laptop melalui web atau aplikasi di hp. Kalau sudah sering menggunakannya pastinya tidak akan asing lagi kan dengan shopee? Jika belum mungkin perlu untuk mempelajarinya terlebih dahulu.

3. Cari Shopee Grosir

Nah, setelah shopee sudah terbuka di depan mata, saatnya kita mencari shoppe grosir di kolom pencarian. Kenapa si harus shopee grosir? Ya kita kan akan menjual barang maka tentu butuh harga murah atau grosir agar lebih mudah menawarkan pada pembeli. Kalau harga sudah mahal maka akan susah mencari pembeli yang mau.

4. Cek Toko Terlaris

Toko terlaris biasanya memiliki penjualan yang tinggi dan diminati oleh pembeli. Maka bisa menjadi pilihan bagi kita untuk menjual barangnya. Nggak perlu ragu lagi menjual karena pastinya sudah terjamin kualitasnya dan harganya murah. Kalau gak gitu masa bisa jadi toko terlaris si?

5. Pilih Kategori yang Kalian Cari

Toko terlaris ini tuh ada banyak kategorinya di shopee. Mulai dari kesehatan-kecantikan, makanan-minuman, ibu-anak, fashion muslim, fashion wanita, fashion pria, perlengkapan rumah-kantor, hobi-gaya hidup, elektronik rumah, handphone-aksesoris, hingga komputer-aksesories. Biasanya ada 3 toko terlaris yang muncul dari tiap kategori. Nah, sesuaikan dengan barang yang akan dijual nantinya.

6. Kunjungi, Hubungi, dan Negosiasi

Kunjungilah toko terlaris sesuai dengan kategori pilihan kita. Kunjungi ketiganya untuk kita hubungi nantinya. Kenapa si harus menghubungi segala? Ya di shopee tuh ada loh toko yang nggak terima dropship jadi kita harus memastikan mereka mau menerima dropship. Nah, sekalian lah negosiasi siapa tau kan dapat harga yang lebih murah lagi.

Riset Supplier Dropship Tangan Pertama

Masih bingung bagaimana menentukan memilih supplier? Hayuk lah kita berbagai cara riset untuk menemukan supplier mana yang sebaiknya dipilih. Ada beberapa pertimbangan yang menjadikan supplier itu layak di pilih.

1. Kota Pengiriman

Kita bisa nih memilih asal kota pengiriman dari supplier. Biasanya ada loh yang satu toko dikirimnya dari beberapa kota. Nah, kalau gini kan bisa mencari ongkir termurah untuk pembeli. Namun, jika tidak pun tak masalah, carilah kota yang menjadi pilihan kalian.

2. Jumlah Produk Terjual

Banyak sedikitnya produk terjual menjadi salah satu pertimbangan. Semakin banyak yang terjual menandakan toko itu laris dan diminati oleh konsumen. Maka kita pun bisa mempertimbangkannya menjadi supplier kita untuk berjualan nantinya.

3. Lama Pengemasan

Lama pengemasan barang kadang berbeda-beda setiap toko. Jika kita sebagai pembeli tentunya tak ingin barang lama dikemas. Maka carilah toko yang lama pengemasannya maksimal 2 hari. Kalau bisa si yang selalu mengirim cepat agar pembeli juga senang.

4. Bintang dan Feedback

Kita bisa melihat bintang dan feedback yang diberikan kepada toko di shopee. Pilihlah toko dengan bintang di atas 4 bahkan sebisa mungkin mendekati 5. Selain itu, lihatlah juga feedback dari pembeli jika memang kita menemukan bintang 1, 2, 3. Apa sih yang dikeluhkan? Apakah hal yang sepele atau memang kesalahan dari toko?

5. Harga Barang

Pertimbangan terakhir sebagai calon mitra tentunya adalah harga barang. Kita perlu nih mencari toko dengan harga barang yang bisa bersaing agar nantinya harga jual tidak terlalu tinggi. Jika harga dari toko sudah tinggi akan sangat susah menjualnya kembali.

Cara Jualan di Shopee Tanpa Stok Barang

Nah, saatnya kita berjualan di shopee. Eiits, siapa nih yang masih bingung gimana cara dropship di shopee? Tenang aja bakal dibagikan kok langkah untuk melakukannya.

1. Buka Shopee

Pertama-tama tentu kita harus membuka aplikasi shopee di hp atau website shopee di laptop. Pastikan jika kita telah memiliki akun. Kalau belum? Ya buat dulu dong! Kalau nggak punya gimana bisa mulai jualan coba?

2. Cari Barang

Mulainya mencari barang yang dibeli oleh pembeli. Masukkan barang itu ke dalam keranjang. Pastikan jangan sampai salah ya! Cek kembali jumlah, warna, dan jenis barang di pesan.

3. Checkout

Saatnya kita checkout dengan mencentang barang yang dipilih. Kita juga bisa memasukkan voucher gartis ongkir dan cashback di atas tulisan check out. Lumayan kan kalau dapat gratis ongkir, pastinya pembeli akan menyukainya.

4. Isi Alamat Pembeli

Masukkan alamat pembeli dengan benar agar barang tidak salah alamat. Jangan sampai barang tersebut malah dikirim ke rumah kita atau pembeli yang lain. Duh, nanti bukannya untung malah kita rugi akibat ongkir kan?


5. Kirim Sebagai Dropshipper

Hal terakhir yang harus dilakukan adalah memilih "kirim sebagai dropshipper" agar nama dan no pengirim kita bisa dimasukkan. Kalau enggak nanti pengirimnya malah toko itu dan pembelinya jadi tau kan kalian tuh dapat barangnya dari mana.

Penutup

Shopee memang salah satu marketplace yang cukup terkenal. Apalagi sering banget promo ditanggal dan bulan yang kembar. Jadilah sering muncul dimana-mana. Jadi kenapa nggak kita manfaatkan untuk berjualan aja daripada cuma beli-beli di sana. Dengan berjualan di shopee kita bisa memilih kemitraan dropship agar tak perlu stok barang.

Gimana nih kawan si Kici apakah tertarik berjualan di shopee? Udah nggak bingung lagi kan gimana cara mencari supplier di shopee? Cuus deh dicoba, siapa tau kan cuan nambah banyak dan kita bisa ikutan belanja dari keuntungan berjualan itu. Tentunya kalau untung semakin besar kita bisa loh nggak sekedar jadi dropshipper tetapi nantinya jadi supplier juga.
Zakia Widayanti
Seorang yang mengaku introver dan menjadikan tulisan sebagai jalan ninja agar tetap waras. Tulisan adalah caraku menyampaikan keresahan dan kegelisahan. Terkadang semakin banyak menulis bisa jadi tanda jika aku sedang galau atau sedih atau mungkin banyak deadline :)

Related Posts

1 komentar

  1. Oh gitu ya mbak.

    Pantesan aku dulu pernah beli baju, tokonya di Jakarta, tapi kok lihat resinya dari Bandung. Agak bingung kok bisa gitu.

    Itu berarti dropship ya mbak?

    BalasHapus

Posting Komentar