Jejak Tulisan Kaki Kecil

Drakor Who Are You : School 2015, Ketika Bullying itu Nyata

13 komentar
Who Are You : School 2015

Net kembali menayangkan drama korea berjudul Who Are You : School 2015. Sejujurnya aku bukan maniak drama tapi bukan yang menghindarinya. Sadar diri aja si, aku gampang kecanduan kalau nonton drama dan harus menyelesaikannya cepat, nggak bisa nunggu lama. Kadang kala juga bosan dan nggak selesai nonton karena terlalu lama durasinya.
 
Jadi lebih baik menghindarinya dan memilih menonton film yang durasinya lebih singkat. Hanya beberapa drama yang selesai aku tonton dan meninggalkan kesan tersendiri seperti drama korea School 2015.

Drama Korea Who Are You : School 2015

Drama School 2015 merupakan seri KBS "School" ke-6. Drama yang mengangkat cerita tentang kehidupan sekolah yang dikemas dengan baik dan meninggalkan pesan berbeda setiap serinya. 

Sinopsis

School 2015 bercerita dengan dua orang kembar identik bernama Lee Eun-bi dan Go Eun-byul. Keduanya berpisah dan memiliki kehidupan berbeda sejak umur 5 tahun.

Lee Eun-bi tinggal di sebuah panti asuhan di Tongyeong, Provinsi Gyeongsang Selatan. Bagi anak-anak di sana, Lee Eun-bi bukan hanya sebagai kakak tetapi penganti ibu mereka. Eun-bi selalu menyediakan masakan dan juga melindungi mereka. Eun-bi pun harus bekerja part time di beberapa tempat untuk memenuhi kebutuhannya. Walaupun Eun-bi selalu terlihat bahagia, pada faktanya Eun-bi selalu dibully oleh temannya bernama Kang So-young di sekolah. 

Eun-bi di Rumah Cinta

Berbeda dengan Eun-bi, Go Eun-byul di adopsi oleh seorang perempuan yang cukup berada. Eun-byul sangat beruntung karena ibunya Song Mi-kyung sangat menyayanginya. Bahkan Eun-byul bersekolah di Sekang, sebuah sekolah yang cukup elite. Memiliki dua orang teman perempuan bernama Cha Song-joo dan Lee Shi-jin. Selain itu, Eun-byul juga memiliki teman kecil bernama Han Yi, seorang atlet renang di Sekang.

Lama tak bertemu dan menjalin komunikasi sejak kecil, mereka dipertemukan oleh sebuah kejadian yang mengubah segalanya. Ketika Eun-byul mengikuti studi wisata sekolahnya di Tongyeong, tak sengaja melihat Eun-bi yang akan melakukan bunuh diri. Eun-bi tak tahan dengan perlakuan So-young sehingga memutuskan untuk mengakhiri hidupnya. Tetapi hal tersebut diketahui oleh Eun-byul dan menyelamatkan Eun-bi ketika akan tenggelam.

Eun-bi terbangun di sebuah rumah sakit dengan Song Mi-kyung di sampingnya. Eun-bi mengalami amnesia sehingga tak mengingat apapun, membuat Song Mi-kyung menganggap Eun-bi sebagai Eun-byol. Eun-bi pun menganggap dirinya Eun-byul dan bersekolah di Sekang bersama teman-teman Eun-byul.

Butuh waktu lama hingga Eun-bi mengingat semuanya dan menemukan kenyataan jika Eun-byol telah meninggal. Ketika akan kembali menjadi dirinya, Song Mi-kyung memintanya agar terus menjadi Eun-bi. Eun-bi pun menjalani kehidupan sebagai Eun-byul tanpa ada teman yang mengetahuinya bahkan Han yi yang menyukai dan mengetahui apapun tentang Eun-byul. 

Walaupun memiliki sifat yang berbeda dengan Eun-byul tak ada yang mempermasalahkan Eun-bi karena semua orang mengira Eun-byul mengalami amnesia. Hingga So-young muncul sebagai murid baru di kelas Eun-bi. So-young tak percaya jika Eun-bi itu Eun-byul dan mengancam akan mengatakan hal yang sebenarnya ke semua orang. Tapi Eun-bi dibantu oleh Gong Tae-kwang, anak yang dianggap nakal, untuk melawan So-young agar tak lagi membully-nya seperti ketika di sekolah lamanya.

Penasaran kelanjutannya? Kalian bisa menontonnya di Net setiap hari senin-jumat pukul 16.45 WIB atau menonton melalui viu tanpa berlangganan. Ingat ya, cari yang legal bukan yang bajakan! 😉

School 2015

Judul : Who Are You : School 2015
Penulis Skenario : Kim Min-jung dan Im Ye-jin
Sutradara : Baek Sang-hoon dan Kim Sung-yoon
Tahun Tayang : 2015
Jumlah Episode : 16 

Pemeran Utama dan Pendukung

Dibalik sebuah cerita yang menarik pasti ada pemeran utama dan pedukung yang membuat cerita lebih dihidup. Yuk, kenali pemeran drama korea School 2015!

1. Kim So-hyung sebagai Lee Eun-bi dan Go Eun-byul 

Walaupun harus berperan sebagai orang yang berbeda, So-hyung cukup berhasil dalam aktingnya. Lee Eun-bi seorang yang selalu bahagia, baik, sopan, dan menyembunyikan kesedihannya dari orang lain. Berbeda dengan Go Eun-byul, seorang yang kasar, berani, pintar, dan tak ramah pada orang lain. 

2.  Nam Joo-hyuk sebagai Han Yi-an

Yi-an merupakan seorang juara renang nasional dan atlet renang di Sekolah Sekang. Yi-an dan Eun-byul berteman baik sejak kecil hingga Yi-an memiliki perasaan lebih dari seorang teman kepada Eun-byul. Yi-an pun selalu menjadi teman yang baik bagi Eun-byul dan mendengarkan segala keluh kesahnya. Terlahir dari keluarga yang sederhana membuat Yi-an selalu berusaha menjadi perenang terbaik dan selalu membantu ayahnya.

3. Yook Sung-Jae sebagai Gong Tae-Kwang

Gong Tae-Kwang, dianggap sebagai anak yang selalu mencari masalah dan pembohong oleh teman-temannya. Tak ada yang mengetahui jika dia anak dari Director Gong Jae-ho, seorang direktur sekolah Sekang dan Song Hee-young, seorang artis.Tapi semua berubah ketika Tae-Kwang mengenal Eun-bi dan membantunya menghadapi So-young. 
Pemeran Utama School 2015

4. Cho Soo-hyang sebagai Kang So-young

Kang So-young adalah anak yang selalu membully Eun-bi ketika di Tongyeong. Ketika pindah ke Sekang dan bertemu kembali dengan Eun-bi, So-young tetap berusaha mengintimidasinya. So-young merasa Eun-bi yang membuat dia pindah sekolah dan akan membongkar rahasia jika Eun-bi dan Eun-byol adalah anak kembar.

5. Jeon Mi-seon sebagai Song Mi-kyung

Song Mi-kyung, perempuan yang mengadopsi Eun-byul. Sosok yang selalu melindungi Eun-byul dan memperlakukan Eun-byul seperti anaknya sendiri.

6. Kim Hee-jung sebagai Cha Song-joo

Cha Song-joo, sahabat Eun-byul di sekolah. Menerima Eun-byul walaupun terkadang bertindak kasar. Song-joo bercita-cita menjadi artis dan merima tawaran So-young ketika akan mengenalkan dengan pamannya yang bekerja di stasiun tv. Walaupun Eun-bi telah meminta untuk menolak tawaran tersebut.
Pemeran School 2015

7. Lee Cho-hee sebagai Lee Shi-jin

Lee Shi-jin, juga sahabat Eun-byul di sekolah. Selalu merasa dirinya biasa saja dan tak mengatahui apa yang diinginkannya kelak. Shi-jin pun dipaksa oleh ibunya untuk bergabung di grup belajar anak-anak yang pintar, walaupun dirinya tak pernah menginginkannya.

8. Lee Pil-mo sebagai Kim Joon-seok

Kim Joon-seok adalah salah seorang guru di sekolah Sekang. Terinspirasi dari Director Gong Jae-ho, gurunya ketika sekolah dulu, membuatnya juga ingin menjadi guru. Berusaha untuk selalu melakukan yang terbaik untuk muridnya walaupun terkadang membuatnya terjebak disebuah masalah.

9. Lee David sebagai Park Min-joon

Park Min-joon, ketua kelas Eun-byul. Siswa yang pintar dan pembelajar karena dituntut oleh ibunya agar selalu menjadi nomor satu.
Pemeran Who Are You : School 2015

Ketika Bullying itu Nyata

School 2015, mengangkat isu utama bullying yang terjadi di sekolah. Film yang bisa membuka mata para orang tua dan guru, agar lebih peduli dengan bullying yang sangat mungkin terjadi di sekolah.

1. Ketika terjadi bullying, sering kali tak ada orang yang peduli

Eun-bi yang selalu dibully oleh So-young tak pernah dipedulikan oleh teman-temannya. Tak ada yang berani melawan So-young atau sekedar melaporkan ke guru mereka. Padahal bullying yang dilakukan So-young kepada Eun-bi tak hanya dilakukan secara sembunyi tetapi terang-terangan. 

Bukankah hal tersebut sering kali terjadi di dunia nyata? Tak ada yang berani melawan orang yang membully karena dianggap kuat dan jika terlibat maka kita yang akan dibully. Akhirnya kita menjadi tak peduli dengan para korban bullying dan menjadikannya tontonan atau hanya angin lalu.

Adegan Bullying di School 2015

2. Ketika membantu orang yang dibully maka kita akan ikut dibully

Alasan Eun-bi dibully oleh So-young pun karena Eun-bi membela temannya yang diperlakukan semena-mena oleh So-young. Sebelum menjadi anak yang dikucilkan, Eun-bi cukup terkenal dan menjadi ketua kelas. Tapi sejak dibully, tak ada satupun yang mempedulikannya atau sekedar membantunya agar tak di bully oleh So-young.

3. Orang dewasa sering kali tutup mata dan menganggapnya kenakalan biasa

Puncaknya ketika Eun-bi diminta untuk keluar dari sekolah karena dituduh membuat So-young masuk rumah sakit. Eun-bi yang merasakan beban terlalu berat bahkan sekolah tak mempercayai apa yang dikatakannya memutuskan untuk bunuh diri. 

Sering kali guru atau orang tua tak sadar ada korban yang merasa tak sanggup menghadapi kasus bullying. Tak ada orang yang mempercayai atau kadang kala memutuskan untuk menutupi karena pelaku bullying merupakan anak dari orang berada. Bullying pun akhirnya dianggap sebagai kenakalan yang dianggap wajar.

4. Pelaku bullying bisa jadi lahir dari keluarga yang tidak harmonis

Sejak Eun-bi dianggap meninggal akibat bunuh diri, So-young dipindahkan ke Sekolah Sekang dan dianggap menjadi penyebab Eun-bi meninggal. Hal tersebut mempengaruhi pekerjaan ayah So-young dan menyalahkan So-young atas hal tersebut. 

Terkadang pelaku bullying adalah anak-anak yang menjadi korban orang tuanya di rumah. Segala hal yang dilakukannya selalu salah di mata orang tuanya, menjadikannya menjadi seorang pelaku bullying. Ketika lemah dan tak dianggap di rumah, maka di luar rumah dia adalah orang yang dianggap kuat oleh orang lain karena melakukan bullying. Pada kenyataannya dalam dirinya tetap saja rapuh tidak sekuat yang orang lain lihat.

Eun-bi School 2015

Salah satu yang paling meninggalkan kesan tentang film ini adalah ketika Eun-bi mengatasi masalah tentang seorang teman Eun-byul. Eun-byul yang sebelumnya sering meremehkan orang lain sebelum menghilang dan menjadikan Eun-bi harus menerima akibatnya. 

Eun-bi pun mengakui jika dirinya mengancam temannya dengan mengatakan aku tak mau lagi menjadi temanmu. Hal paling menakutkan yang tak ingin orang lain dengar. Ketika kita hanya butuh satu teman, bukan banyak teman. Hanya satu teman yang peduli dan mengerti diri kita. 

Mungkin memang ada banyak teman yang kita miliki tapi ada berapa si orang yang benar-benar peduli dan mengerti kita? School 2015, membuatku mengenang kembali kejadian ketika disekolah dulu entah kejadian menyenangkan ataupun tidak. Seolah membuat kita bernostalgia pada masa-masa hanya memikirkan belajar dan bermain.

Jadi apakah tertarik untuk menonton drakor Who Are You : School 2015? Drama tentang sekolah yang akan membawa ke masa-masa dimana kita belum terlalu memikirkan banyak masalah yang rumit dan memiliki ketakutan berlebih tentang kehidupan.


Rating 4,5 👍
Zakia Widayanti
Seorang yang mengaku introver dan menjadikan tulisan sebagai jalan ninja agar tetap waras. Tulisan adalah caraku menyampaikan keresahan dan kegelisahan. Terkadang semakin banyak menulis bisa jadi tanda jika aku sedang galau atau sedih atau mungkin banyak deadline :)

Related Posts

13 komentar

  1. Greget emang drakor yang satu ini. Paling suka pas scene Go Eun-Byul nyerang Kang So-Young ditambah soundtrack reset nya mantaap wkwkwk

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya aku greget sama So-young mba, tapi bener si kata Eun-bi kalau sebenarnya So-young itu menyedihkan dan perlu dikasihani

      Hapus
  2. Nah Aku duluuuu banget team pecinta drakor, dan kita punya perasaan yang sama, kalau nonton drakor harus selesai dan ga bisa penasaran gitu. Makanya Aku berhenti dari dunia kekorean ini mbak wkwk.. Tapi menarik dalam cerita ini adalah masalah bullying yang diangkat dan dijadikan pelajaran bahwa bullying tidak bisa dibenarkan, ini bukan hanya kenakalan remaja semata tetapi akan seperti rantai setan yang terus menerus terjadi jika tidak ada tindakan tegas. Film ini bisa jadi pelajaran buat semua generasi.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya mba, aku menjauh dari racun-racun drakor. Kadang aku suka bosen si kalau nonton drakor karena kelamaan. Jadi skip nonton eps 1 sama terkahir aja hehe

      Hapus
  3. Wah tayang di net ya, drakor fav di jamanannya nih 😍

    BalasHapus
    Balasan
    1. Wah iya kah? Hahaha
      Aku nggak ngikutin drakor yang lagi ngehits soalnya mba

      Hapus
  4. Wah bagus ya ceritanya. Btw, saya seringnya nonton film korea lepas. Cerita yang inspiratif tentang kehidupan, keluarga dan ada tentang bullying juga. MasyaAllah kadang suka nangis sendiri lihatnya.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya kalau cerita tentang kehidupan dan keluarga tuh bisa ikutan nangis um, nggak kerasa keluar air mata gitu

      Hapus
  5. Aku bukan pecinta drakor, tapi membaca postingan ini. Deek, duuh paham banget dengan apa yang di rasakan oleh eun-bi. Aku pun pernah mengalaminya. Dan memang betul, pelaku bullying itu mayoritas anak dari keluarga yang berada atau dari kalangan menengah keatas. Seolah-olah karena dia merasa punya segalanya, jadi dia bisa bebas lakuin apa aja yang dia mau. Sekalipun itu dapat menyakitkan hati orang lain.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Semangat mba! Semoga bisa jadi pelajaran agar kita tak mudah menyakiti orang lain :)

      Hapus
  6. aku baru selesai nonton ulang drama ini di net mbak 😁 paling puaaas kalau go eun byul udah lawan balik kang so young nya 😂

    BalasHapus
  7. Aki gemes banget pas liat So Young. Kenapa bisa ada anak sekolah kejam gitu ya..

    BalasHapus

Posting Komentar