Jejak Tulisan Kaki Kecil

3 Alasan Nyaman Menulis di Blog

36 komentar
Konten [Tampil]
بِسْمِ اللّٰهِ الرَّحْمٰنِ الرَّحِيْمِ


Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh.

Setelah sekian lama tidak menulis di blog lagi. Kali ini aku akan menulis tentang alasan kenapa si menulis di blog? Mungkin selama ini, menulis blog hanya sekedar menulis saja tanpa mengetahui alasannya sehingga ada kalanya bosan dan tak menulis lagi. 

Sebenarnya bukan karena kehabisan ide untuk menulis, ada banyak sekali ide untuk menulis yang sudah dituangkan di dalam draft blog tetapi berhenti begitu saja tanpa pernah diselesaikan. Bahkan ketika di grup blogger ribut membagikan postingan mereka lalu blogwalking, aku hanya menjadi pembaca setia saja tanpa tergerak untuk ikut berpartisipasi menulis. Hingga akhirnya ada seorang yang membagikan kelas Blogspedia Coaching for Newbie bersama Marita Ningtyas.

Awalnya tak berharap bisa lolos menjadi murid Mba Marita Ningtyas karena ada banyak sekali yang mendaftar. Berkali-kali cek email pun tak ada balasan apakah diterima atau tidak. Hingga akhirnya ada sebuah pesan di whatsapp dari Mba Marita Ningtyas yang berisi pertanyaan jika memang berniat ikut Blogspedia Coaching. Aku pun mempertimbangkan jawaban apa yang harus aku berikan dan alhamdulillah bisa bergabung di Blogspedia Coaching Batch 1.

Tugas pertama yang diberikan ternyata tentang alasan kenapa si menulis di blog? Ternyata menulis di blog pun perlu sebuah alasan agar nantinya ketika malas menulis akan ada sesuatu yang membuat rasa malas itu bisa diabaikan. Bukan malah terlena hingga tak menulis lagi dalam jangka waktu yang sangat lama. Hal yang sering terjadi padaku walaupun sudah mencoba untuk menulis tetapi rasa malas itu membuat tulisan-tulisan yang ada menjadi terbengkalai tanpa sempat di posting. Aku pun mencoba memikirkan apa si alasanku menulis di blog.

ALASAN MENULIS DI BLOG

Ada banyak alasan menulis di blog, tetapi aku hanya menuliskan tiga alasan yang benar-benar membuatku nyaman menulis di blog dibanding di media lainnya. Bukan berarti aku tidak menulis di media lain, tetapi saat ini, lebih banyak tulisan yang aku tuangkan di blog dibandingkan media lainnya.

alasan nyaman menulis di blog

1. Mudah dilakukan dimana saja

Untukku menulis merupakan cara untuk bercerita ketika ada masalah ataupun sebuah keresahan. Dulu mungkin aku selalu menuangkannya pada diary, tetapi tak mudah melakukan dimana saja bahkan ketika ingin bercerita di jam-jam sekolah. Cukup ribet membawa diary kemana-mana. Hingga temanku memberikan saran tulis saja di note hp. Mungkin memang mudah menulis di note hp tetapi jika rusak ataupun ganti, aku harus rela kehilangan semua tulisanku. Tak mudah mengarsipkan tulisan pada alat elektronik. Berbeda cerita ketika menulis di blog, akan selalu tersimpan rapi. 

Menulis di blog membuatku bisa menulis dimana saja selama masih mengingat akun dan password. Tak perlu terpaku pada satu alat elektronik yang harus dibawa. Setiap kali memiliki keresahan akan selalu aku akan dengan mudah bisa menulis dimana saja hanya dengan membuka blog.

2. Menjadi diri sendiri

Menulis di blog membuatku bisa menjadi diri sendiri. Berbeda ketika menulis di sosial media, entah mengapa aku tak bisa jujur menjadi diri sendiri. Ketika akan menulis rasanya berubah menjadi orang lain. Hal itu dilakukan karena merasa ingin diterima atau disukai oleh banyak orang. Rasanya takut menjadi diri sendiri. Takut jika apa yang aku tulis berbeda dengan apa yang dipikirkan oleh orang lain. Banyak sekali ketakutan-ketakutan yang dirasakan ketika menulis di sosial media, membuatku kadang enggan menulis atau mengurungkan niat untuk di posting padahal sudah menulis begitu panjang.

Blog membuatku bisa menulis dengan jujur, menulis apa yang aku rasakan ataupun apa yang aku pikirkan tanpa mempedulikan pendapat orang lain. Seolah blog menjadi sebuah rumah yang membuatku bebas melakukan apa saja. Mungkin terkadang memang ada orang yang tak setuju tapi setidaknya aku bisa berkata "ini rumahku, jika memang tak setuju tak apa."

3. Bisa dibaca oleh siapa saja

Menulis di blog bisa dibaca oleh siapa aja tanpa ada batasan. Ketika menulis di sosmed hanya bisa dibaca oleh teman terdekat ataupun orang yang menggunakan sosmed tersebut. Sedangkan jika menulis di blog, semua orang bisa membacanya entah sengaja atau tidak sengaja ketika menemukan dari hasil mesin pencarian di internet. Ketika mengingat jika tulisan di blog dapat dibaca siapa saja, membuatku untuk berusaha memberikan manfaat ketika orang membacanya walaupun hanya sedikit. Setidaknya jika memang kelak orang membaca dapat menjadi ladang pahala bagiku walaupun raga ini sudah tidak ada lagi di dunia.

TIPS MENGATUR WAKTU MENULIS BLOG

Ketika memutuskan untuk menulis di blog, perlu konsisten dalam menulis. Bukan hanya menulis ketika mood ataupun banyak ide saja. Sehingga perlu mengatur waktu menulis di blog agar tidak mengganggu aktivitas lainnya.

1. Temukan waktu menulis

Kenapa sih harus menemukan bukan menentukan waktu menulis? Karena menurutku setiap orang punya waktu ternyaman yang berbeda ketika menulis. Sehingga perlu tau kapan si waktu ternyaman kita menulis. Waktu dimana setiap ide bisa mengalir begitu mudahnya, bukan hanya menatap lembar kosong tanpa bisa menuliskan apa-apa.

waktu nyaman untuk menulis

Waktu menulis ternyaman untukku adalah ketika pagi hari, ketika otak masih segar dan bisa nyaman untuk berpikir jernih. Jadi setidaknya luangkan waktu sebentar di pagi hari untuk menulis, sebelum melakukan hal lain yang nantinya akan membuat aku malas atau lupa untuk menulis.

2. Membuat jadwal

Setelah menemukan waktu menulis, buatlah jadwal konten apa yang akan ditulis sehingga ketika nanti mulai menulis tidak akan kebingungan. Buatlah jadwal rutin minimal setiap minggu apa saja yang akan menjadi konten tulisan di blog. Sebelum menulis pun biasanya aku akan memikirkan gambaran garis besarnya sekaligus mencari referensi apa saja yang perlu dituliskan sesuai dengan konten tulisan. Sehingga ketika menulis akan terasa lebih mudah.

Walaupun aku masih belum terlalu pandai mengantur waktu tetapi dua hal tersebut cukup ampuh untukku ketika akan menulis blog. Jika hanya salah satunya saja terkadang menulis blog akan berujung tersimpan saja di draft tulisan.


Jadi gimana nih? Apakah alasan kita nyaman menulis di blog sama atau beda? Atau ada tips untuk mengatur waktu lainnya? Siapa tau bisa aku coba juga kan?
Zakia Widayanti
Seorang yang mengaku introver dan menjadikan tulisan sebagai jalan ninja agar tetap waras. Tulisan adalah caraku menyampaikan keresahan dan kegelisahan. Terkadang semakin banyak menulis bisa jadi tanda jika aku sedang galau atau sedih atau mungkin banyak deadline :)

Related Posts

36 komentar

  1. Iya ya kalau nulis di medsos kadang suka mikir dulu, tapi kalau di blog berasa di rumah sendiri. Eh ikut 1M1C juga too... toss lah kita hehe. Keep blogging ya mbak :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya mba tapi kemarin kena tendang dari grup. Mohon bimbingannya agar konsisten nulis 😅

      Hapus
  2. Setuju banget .. Menulis di blog, asa lebih leluasa yaa.. Hehehe .. Salam kenal ya mba

    BalasHapus
  3. dulu aku ngeblog tapi bahasan blog terlalu panjang terus ke tumblr, sekarang ke blog lagi.:D

    BalasHapus
    Balasan
    1. Aku juga main tumblr mba, cuma gak bisa nulis sepanjang di blog.

      Hapus
  4. Betul akupun begitu lebih Leluasa menulis diblog, mgkin jg dikarenakan jumlah karakter dan jumlah pembaca haha

    BalasHapus
  5. Sama kok mba. Gak jauh beda. Cuma memang tiap orang punya cara sendiri aja untul memuliskannya di blog.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Pasti setiap orang punya ciri khas masing-masing dari cara menulisnya

      Hapus
  6. Blog memang memberikan ruang lebih luas untuk menulis ya Mba.. Semangat menulis dan berbagi Mba...

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya mba, lagi ngumpulin semangat lagi untuk menulis

      Hapus
  7. Menulis memang kudu konsisten mba..self reminder

    BalasHapus
  8. Benar mba, rasa ny memang lebih leluasa menulis dan berbagi pengalaman di blog di banding sosmed. Karena lewat blog kita gak perlu takut utk kena judgement.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya mba, kadang takut dijudge kalau nulis di sosmed. Jadi udah jarang banget main sosmed.

      Hapus
  9. Satu-satunya platform nulis bagiku cuma blog mba. Lebih nyaman. Aku ga pede kalo harys nulis di sosmed 😁

    BalasHapus
    Balasan
    1. kadang mikir beribu kali buat nulis di sosmed ya mba hehe

      Hapus
  10. Aku juga merasa kurang nyaman klo nulis panjang di sosmed, kira-kira kenapa ya?

    BalasHapus
    Balasan
    1. kalau aku karena terbatas karakternya mba, kadang jadi ngegantung atau harus bikin postingan baru buat ngelanjutin nulis

      Hapus
  11. Blog Insya Allah sepanjang masa dan menjadi rumah kedua, ketiga bahkan keempat dan seterusnya. Semangat terus berbagi inspirasi kebaikan

    BalasHapus
    Balasan
    1. siap ustadzah, masih belajar untuk terus berbagi tulisan yang bermanfaat

      Hapus
  12. Betul Mba, aku setuju..
    Nulis di blog itu lebih leluasa dan bisa dimana aja..

    Btw Mba, aku suka templatenya.
    Templatenya dr blogspot kah atau dr pihak ketiga??

    BalasHapus
  13. Templatenya sederhana, cantik ih (maaf salfok) hahaha

    BalasHapus
  14. Setujuuu, nulis di blog emang sarana paling enak menunjukkan siapa diri kita tanpa malu-malu. Kalo di sosmed rasanya masih ada penghalangnya gitu.

    Salaamm kenal mbak 😊

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya mba, kadang pengen diliatnya sesuai apa yang orang mau. Jadi berasa pakai topeng hehe

      Salam kenal juga mba

      Hapus
  15. TOS big why ngeblog bisa jadi diri sendiri! 😘

    BalasHapus
  16. Nulis di blog emang lebih asik daripada nulis di sosmed lain, tapi juga agak bikin pusing 😂

    BalasHapus
    Balasan
    1. Kalau udah paham jadi lupa waktu nanti mba 😅

      Hapus
  17. Aku msih bingung di menemukan waktu menulisku ka😵

    BalasHapus
    Balasan
    1. Atau mungkin bikin jadwal aja kak, jangan nyari waktu luang nanti jadi gak nulis-nulis

      Hapus
  18. Nulis di blog terasa tidak "crowded" Seperti di medsos.. Kalau di medsos kadang kebanyakan scrollingnya... Wkwkwkw...

    BalasHapus
    Balasan
    1. Keblabasan scrolling akhirnya gak jadi posting ya mba, saya sering bikin draft dulu kalau mau posting ke sosmed. Jadi waktu buka tinggal post deh, gak mikir caption lagi.

      Hapus

Posting Komentar