Jejak Tulisan Kaki Kecil

Pengalaman Operasi Impaksi Gigi Bungsu dengan BPJS

Konten [Tampil]
Operasi impaksi gigi

Operasi impaksi gigi perlu dilakukan jika gigi geraham bungsu tumbuh tidak semestinya. Tapi banyak orang yang memilih untuk membiarkannya begitu saja, padahal memahami efek yang akan ditimbulkan. Alasan takut sakit hingga biaya menjadikan banyak orang memilih tidak melakukan operasi gigi.

Pertama kali mengetahui jika gigiku tumbuh tidak sempurna adalah tahun 2019. Sebelumnya memang aku sudah mengeluhkan seperti ada gigi yang tumbuh dibelakang dan sering kali tidak nyaman saat mengunyah. Rasanya banyak makanan yang menyangkut di gigi dan susah dibersihkan dengan sikat gigi, jadilah tanganku yang kosong sering membantu membersihkannya.

Tak hanya terganggu saat mengunyah, kadang kala rasanya sakit atau pipi terasa tergigit akibat gigi geraham bungsu. Aku yang sedang diperiksa oleh dokter gigi biasa pun diberi rujukan untuk melakukan operasi ke dokter bedah dan menggunakan BPJS jika keberatan dengan biayanya.

Operasi Impaksi Gigi dengan BPJS

Melakukan operasi gigi bungsu dengan BPJS ternyata tak semudah jika menggunakan biaya sendiri. Walaupun sebenarnya tidak benar-benar gratis karena kita membayarkan iuran setiap bulannya. Kita harus mengikuti prosedur yang dilakukan agar bisa dicover oleh BPJS.

Alur Operasi Gigi Bungsu dengan BPJS

Operasi gigi bungsu dengan BPJS harus melewati beberapa alur. Kita tak bisa begitu saja datang dan melakukan operasi gigi langsung. Harus menunggu dan melakukan beberapa pemeriksaan.

1. Pemeriksaan di Faskes 1

Operasi gigi bungsu dengan BPJS dimulai dengan memeriksakan gigi di faskes pertama. Jika faskes pilihan pertama terdapat dokter gigi, maka kita bisa menceritakan keluhan kita dan dilakukan pemeriksaan pertama agar nantinya diberikan rujukan untuk rontgen gigi. Jika hanya ada dokter umum maka bisa meminta untuk dirujuk ke rumah sakit.

2. Rontgen dan Jadwal Operasi

Rujukan dari faskes pertama hanya berlaku satu hari sesuai permintaan kita jadi harus mempersiapkan waktu luang sebelumnya. Sebaiknya lakukan pendaftaran online ke rumah sakit rujukan agar tak menunggu lama. Pendaftaran online akan memberitahukan waktu kunjungan kita.

Sejujurnya ketika menggunakan BPJS di rumah sakit, kita harus sabar untuk mengantri. Akan membutuhkan waktu yang cukup lama tergantung dari tipe rumah sakitnya. Semakin besar rumah sakit yang dijadikan rujukan maka akan semakin lama waktu yang dibutuhkan.

Pada rumah sakit pertama aku hanya perlu menunggu sekitar 2-3 jam dari mulai pemeriksaan oleh dokter gigi dan rontgen. Itupun tak langsung dibacakan kembali hasil rontgennya harus melakukan kontrol kedua kalinya. Rumah sakit rujukan pertama yang tak memiliki dokter bedah mulut mengharuskan kita dirujuk ke rumah sakit lain. Sehingga membutuhkan waktu sekitar 2 minggu untuk aku bisa mendapatkan jadwal operasi gigi.

Saat itu, aku memeriksakan gigi pada bulan juli tahun 2019 dan mendapatkan jadwal operasi gigi april 2020. Cukup lama memang sehingga jika kita sudah merasakan sakit pada gigi dan tak tahan tidak disarankan untuk menggunakan BPJS, akan memakan waktu yang lama. Walaupun sebenarnya kita diberikan obat pereda nyeri dna juga obat kumur untuk menjaga kebersihan mulut. Jika merasakan sakit ketika menunggu jadwal operasi, kita hanya akan diberikan obat saja.

3. Operasi Gigi

Menunggu operasi gigi bungsu memang melelahkan. Tapi ternyata aku batal melakukan operasi gigi di rumah sakit akibat corona yang tiba-tiba hadir. Sekedar membagikan apa yang sempat aku persiapkan dalam menunggu operasi gigi bungsu.

Operasi gigi bungsu dengan BPJS sangatlah berbeda dengan biaya sendiri. Walaupun tergolong operasi kecil, tetapi akan dilakukan pembiusan total. Dan kita akan diminta untuk menginap di rumah sakit selama 3 hari 2 malam. Sehingga kita harus meluangkan waktu atau bahkan cuti jika bekerja.

Di hari pertama kita akan melakukan pemeriksaan lagi oleh dokter bedah mulut sebelum masuk ke ruang rawat inap. Pada hari kedua barulah tindakan operasi dilakukan. Dan di hari ketiga barulah kita diizinkan untuk pulang jika memang tak memiliki keluhan apapun.

4. Kontrol dan Pelepasan Benang

Seminggu setelah melakukan operasi kita akan diminta untuk datang kembali. Memeriksa apakah luka sudah tak mengeluarkan darah dan benang akan dilepas. Kita bisa meminta untuk melakukan pelepasan benang di faskes pertama jika dokter bedah mulut mengizinkan. Sehingga kita tak perlu melakukan antri yang lama.

Operasi Gigi BPJS vs Biaya Sendiri

Melakukan operasi gigi dengan BPJS dan biaya sendiri tentu akan memiliki beberapa perbedaan. Kita bisa memilih akan melakukan operasi gigi dengan biaya sendiri dan BPJS dengan mempertimbangkan beberapa hal.

1. Tempat Operasi

Ketika kita akan melakukan operasi gigi dengan biaya sendiri kita bisa memilih akan melakukan operasi di klinik atau di rumah sakit. Berbeda jika kita akan melakukan operasi gigi dengan BPJS, maka tindakan harus dilakukan di rumah sakit. Jadi ketika melakukan operasi di waktu pandemi seperti sekarang, mau tak mau kita harus menjaga protokol kesehatan karena rumah sakit kemungkinan terpaparnya akan lebih besar.

2. Waktu Operasi

Operasi dengan BPJS tak bisa menentukan waktu operasi sesuai dengan keinginan kita, tapi harus mengikuti jadwal yang diberikan oleh rumah sakit. Jadilah harus sabar menunggu. Jika menggunakan biaya sendiri, kita bisa bebas memilih waktu operasi sesuai waktu luang kita.

Selain itu, waktu yang dihabiskan selama operasi dengan biaya sendiri relatif lebih cepat. Sekitar 2-3 jam, maka kita bisa pulang ke rumah. Jika menggunakan BPJS kita perlu meluangkan waktu hingga 3 hari kerja, barulah kita bisa pulang ke rumah.

3. Dokter

Seperti yang kita tahu, hanya dokter bedah mulut yang seharusnya melakukan operasi gigi. Ketika menggunakan BPJS pun kita akan dirujuk ke rumah sakit, agar tindakan operasi dilakukan oleh dokter bedah mulut. Sehingga tak sembarang dokter yang melakukannya.

Sedangkan jika kita menggunakan biaya sendiri, kita bisa memilih dokter siapapun bahkan dokter gigi umum. Tapi tentu sebaiknya tetap memilih dokter bedah mulut yang berpengalaman untuk mengurangi risiko yang mungkin terjadi jika bukan dilakukan ahlinya.

4. Bius

Ternyata penggunaan bius pun berbeda ketika menggunakan biaya sendiri dan BPJS. Jika yang kita tahu jika operasi gigi merupakan operasi kecil sehingga hanya menggunakan bius lokal saja. Kita bisa mengetahui detail operasi yang dilakukan dan alat-alat yang dimasukkan ke dalam mulut kita.

Tapi jika menggunakan BPJS maka kita akan dibius secara total dan tak akan sadarkan diri. Kita tak akan mengetahui detail tindakannya dan bangun dalam keadaan gigi sudah diambil. Jadi akan sangat berbeda.

5. Biaya

Biaya operasi gigi tentunya akan sangat berbeda. Menggunakan biaya sendiri kita harus mengeluarkan uang minimal 2 juta hanya untuk tindakan, belum biaya rontgen, obat, dan kontrolnya. Sedangkan ketika menggunakan BPJS, kita tak akan mengeluarkan biaya hanya perlu rutin untuk membayar iuran sesuai dengan golongan yang dipilih.

Jadi akan melakukan operasi impaksi gigi dengan menggunakan BPJS ataupun biaya sendiri itu pilihan. Akan ada pertimbangannya masing-masing karena tentu sangat berbeda. Tak ada yang lebih baik tapi tentu tetap ada kekurangan dan kelebihannya masing-masing.
Zakia Widayanti
Seorang yang mengaku introver dan menjadikan tulisan sebagai jalan ninja agar tetap waras. Tulisan adalah caraku menyampaikan keresahan dan kegelisahan. Terkadang semakin banyak menulis bisa jadi tanda jika aku sedang galau atau sedih atau mungkin banyak deadline :)

Related Posts

18 komentar

  1. Beughhhh! Nunggunya luama banget ya mbak bisa berbulan-bulan.. Keingat dulu teman pernah operasi usus yang mengharuskan dirujuk ke RS yang di Jakarta, dan dia luntang lantung di Rumah Sakit nungguin jadawal operasi yang berbulan-bulan itu T.T

    Saya sekali pakai BPJS untuk istri melahirkan, dan prosesnya boleh dikatakan cukup melelahkan.. Tapi emang ga sampai berbulan-bulan, bayangin aja misal istri perlu lahiran besok, masa operasinya bulan depan yak? :))

    Terima kasih sharingnya mbak..

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya kadang memang harus antri pak kecuali kalau yang urgent kaya melahirkan. Itu kasusnya beda, pernah nanya ke teman prosedurnya :D

      Hapus
  2. Saya baru selesai operasi impaksi gigi bulan kemarin, Mbak

    Tapi nggak pakai BPJS, soalnya ribetnya ini yang bikin males. Belum lagi perlakuan petugas di RS suka beda sama pasien BPJS, entah ya apa mungkin cuma di RSUD sini aja.

    Kemarin untuk tindakan operasi saya juga bayar 2 jutaan (untuk pendaftaran, tindakan, dan obat)



    BalasHapus
    Balasan
    1. Beda antrian si memang kak kalau umum dan BPJS biasanya. Kalau perlakuannya sama aja menurutku :)

      Hapus
    2. Maksud perlakuan disini, sikap petugas di RS mbak (terutama di Pendaftaran)
      klo sama pasien BPJS sudah jadi rahasia umum pasti nggak ramah, judes, ha ha ha...

      Hapus
    3. Mungkin cape juga si mba ngurusin pasien BPJS yang banyak, dibandingkan umum kan paling beberapa :D
      Harus sabar memang dan kalau bisa daftar online aja mba

      Hapus
  3. Alamak lama juga ya antrinya, tapi temenku operas gigi bungsu juga ga selama itu sih nunggunya, cuma hitungan minggu kyknya. Mungkin tergantung kapasitas RS yg dituju juga yaa

    BalasHapus
    Balasan
    1. Kalau mandiri bisa cepet si mba kalau BPJS di tempaku emang antri gitu mba

      Hapus

  4. Sepupu ada jg impaksi gigi. Tp krn kata dokter operasi dia agak serem disuasana pandemi mesti berurusan dgn operasi. Jd masih blm nyaman juga mulut nya dia 😃

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya mba, baru akhir 2020 itu rumah sakit mulai berani operasi gigi, waktu awal-awal pandemi bener-bener di stop

      Hapus
  5. Aku baru tau operasi gigi harus nginap 3 hari. Kenapa bius yang digunakan pasien bpjs beda dengan bius pasien mandiri ya mba?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Aku pernah nanya ke temenku yang anak kesehatan, kemungkinan kalau bius lokal gak bisa klaimnya gitu mba. Jadi kalau pake bpjs mau gamau bius total. Urusan administrasi buat prosedure pencairan dana juga si mba :D

      Hapus
  6. kak mohon info, aku kan ada operasi gigi bungsu juga tgl 4 juni nanti, aku juga harus nginep semalem, aku pakai BPJS dari awal pendaftaran. selain biaya rontgen (diluar praktik bedah) apa ada yg perlu dibayar juga walaupun pakai BPJS? misalnya biaya kamar atau bayar kalau yg dicabutnya lebih dari 2?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Haloo kak, nggak ada tambahan biaya apa-apa si kak. Kecuali kalau kakak nginepnya dikelas yang lebih tinggi dari kelas BPJS kakak. Kemarin aku juga ditawarin sama dokternya cabut 3 gigi sekalian aja.

      Hapus
  7. mba .. saya juga sedang mengalami impaksi gigi .. faskes bpjs saya kan puskesmas .. kalo lagi pandemi gini diterima gak ya berobat gigi?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Halo kak, setauku boleh kok ke dokter gigi selama sehat dan nggak dari luar kota. Kemarin aku juga sempat bolak balik ke dokter gigi.

      Hapus
  8. Mau tanya donk kak, sebelum operasi gigi harus tes covid dulu ga sih?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Tergantung kebijakan rumah sakit kak, biasanya si nanti di tes waktu di rumah sakitnya. Tapi kalau operasi di klinik gak pakai tes covid selama gak punya gejala dan cuma isi surat pernyataan aja.

      Hapus

Posting Komentar