Jejak Tulisan Kaki Kecil

Pengalaman Liburan Mengunjungi 4 Lokasi Wisata di Jogja

10 komentar
Lokasi Wisata di Jogja
Pada tahun 2019, aku pergi liburan dengan mengunjungi 4 lokasi wisata di Jogja. Waktu itu, entah kenapa ibu yang memiliki keinginan untuk pergi ke Jogja. Hal tersebut terjadi akibat sinetron yang menayangkan liburan dengan lokasi Jogja. Maka diputuskan di saat libur lebaran akan pergi ke Jogja.

4 Lokasi Wisata di Jogja

Sejujurnya aku bukan orang yang pantai mencari lokasi wisata. Jadi pemilihan lokasi hanya berbekal mencari di instagram, internet, ataupun tempat yang banyak di rekomendasikan orang untuk didatangi.

1. Punthuk Setumbu

Punthuk Setumbu sebenarnya bukan di Jogja tetapi di Magelang. Lokasi yang dilewati rute berangkat, maka dipilihlah sebagai tujuan pertama. Dengan mengikuti petunjuk google maps maka dengan mudah sampai di tempat wisata tersebut.

Puthuk Setumbu buka dari pagi hingga sore hari, diperuntukkan untuk yang ingin menikmati matahari terbit. Jika berkunjung siang hari pun tak perlu takut kepanasan karena sepanjang perjalanan cukup rindang, banyak pohon di kanan kiri. 
Punthuk Setumbu
Saat kemarin aku ke sana, waktu menunjukkan sore hari. Cukup sepi dan tak terlalu ramai. Kita pun bebas berfoto-foto tanpa ada bocor yang terlalu banyak. Bahkan jarang mengantri di spot-spot yang disediakan. 

Jika mau, dari Punthuk Setumbu bisa langsung ke Gereja Ayam. Wisata yang viral akibat AADC 2. Tapi sayangnya jika terlalu sore takut nanti bertemu gelap apalagi rute yang masih liar, maka harus dipertimbangkan kembali.

2. Merapi Lava Tour

Untuk yang tak mau repot dan bingung akan menghabiskan waktu di Jogja, maka Merapi Lava Tour bisa jadi jawabannya. Tinggal ikut long rute, maka akan cukup menghabiskan waktu dari pagi hingga siang. Aku pun kemarin datang pagi setelah sarapan dan memilih long rute agar puas. 

Long rute yang aku pilih membawaku ke petilasan Mbah Marijan, batu alien, bunker kaliadem, museum sisa hartaku, dan trek basah. Cukup puas kan jika bisa menikmati semua itu, tinggal duduk diam dengan jeep dan bisa berkeliling.
Lava Tour

a. Petilasan Mbah Marijan

Petilasan Mbah Marijan adalah rumah yang dahulunya ditempati Mbah Marijan. Di sana bisa melihat sisa-sisa barang yang terdampak erupsi Merapi. Selain itu, bisa menikmati lebih dekat pemandangan Gunung Merapi.

b. Batu Alien

Di batu alien merupakan hasil erupsi Gunung Merapi. Ada sebuah batu yang tampak seperti wajah orang di satu sisi dan sisi lainnya mirip seperti alien. Jika cara memandang salah maka akan tampak seperti batu biasa. 

c. Bunker Kaliadem

Bunker Kaliadem, tempat dimana bisa berlindung jika ada lahar dingin dan tak sempat mengungsi. Tetapi jika yang datang awam panas, tak selalu berhasil menjadi pelindung. Karena ada dua orang yang ditemukan meninggal saat erupsi merapi. Ditemukan jasadnya di bunker kaliadem tersebut.
Bunker Kaliadem

d. Museum Sisa Hartaku

Museum yang menyisakan barang-barang milik penduduk yang masih ada bentuknya walaupun tak terlalu baik. Sebagai tanda kekuasaan Allah dan mengingatkan bahwa kita tak ada apa-apanya. Jika erupsi terjadi maka mau tak mau harus segera mengungsi agar selamat.

e. Trek Basah

Ini mungkin hal yang paling aku tunggu, melewati sungai dengan menggunakan jeep. Tak terlalu membuat basah tetapi harus berhati-hati akan cipratan airnya. Rasanya menyenangkan, tetapi cukup membuat jantung berdetak.

3. Taman Sari

Bangunan yang masih berhubungan dengan keraton tersebut terletak di tengah Kota Jogja. Jika ingin ke sana, maka jangan terlalu sore. Salahku waktu itu yang tak mengecek jam operasional yang hanya sampai jam 3 sore.
Taman Sari
Cukup menyesal, tetapi aku diberitahu rute melalui pintu keluar hingga bisa masuk walaupun hanya di Pulo Cemethi dan Sumur Gumuling. Walaupun bisa masuk ternyata sangat ramai oleh pengunjung dan tak bisa berfoto dengan bebas. Harus pintar mencari dan sabar menunggu.

4. Pantai Wedi Ombo

Berada di Gunung Kidul ternyata banyak yang menjadikannya tempat berkemah. Cukup membayar 50k untuk menyewa satu tenda. Aku sempat ke sana malam hari bersama saudaraku dan bisa menikmati makanan dan warung. 

Jika pagi hari, maka akan mendapatkan pemandangan yang indah dan pengunjung yang sangat sedikit. Jadi bebas berfoto ria dan bermain dengan air. Bahkan jika mau berjalan agak jauh, akan menemukan ceruk untuk berenang dengan bebas. 
Pantai Wedi Ombo
Menghabiskan waktu 3 hari 2 malam seharusnya bisa lebih banyak mengunjungi lokasi wisata di Jogja. Tetapi perjalanan itu hanya liburan yang santai. Lebih banyak beristirahat dan menikmati waktu untuk mengisi perut.

Menulis ini membuatku rindu dengan Jogja. Apakah kalian memilik rasa itu jika berlibur ke suatu tempat?
Zakia Widayanti
Seorang yang mengaku introver dan menjadikan tulisan sebagai jalan ninja agar tetap waras. Tulisan adalah caraku menyampaikan keresahan dan kegelisahan. Terkadang semakin banyak menulis bisa jadi tanda jika aku sedang galau atau sedih atau mungkin banyak deadline :)

Related Posts

10 komentar

  1. yang belum ke wedi ombo nih, kayaknya bagus yaaa... tapi sejak pandemi aku belum kemana-mana nih huhu sedihh... yang tadinya blog berisi jalan-jalan jadi gak punya konten jalan-jalan deh

    BalasHapus
    Balasan
    1. Ini pun jalan-jalan 2 tahun yang lalu mba :)
      Sekarang kan lagi viral liburan online mba, mungkin bisa dijadikan konten

      Hapus
  2. dari sekian banyak wisata ini aku yang pernah cuma merapi lava tour wkwk semoga tahun 2021 ini bisa explore jogja lagi aamin

    BalasHapus
    Balasan
    1. Tapi kalau cuma sehari di jogja, cuma lava tour aja udah cukup memakan waktu mba. Semoga bisa explore jogja lebih lagi ya mba :)

      Hapus
  3. Waaaah merapi lava tour emang terbaik! Aku gak inget sih ambil tour yang mana tapi kayaknya sampe siang juga dan aku dulu juga melewati tempat2 yang Mba sebutin dengan ada tambahan ke Lost World Castle tapi masih tahap awal2 sih jadi belom selengkap sekarang.

    Eh ngeliat Wediombo jadi inget aku dulu juga pernah beach camp disana! Seru banget, bangun pagi langsung berenang ke laut. Ya ampun... masa-masa bisa liburan dengan tenang tanpa takut adanya pandemi itu bikin kangen banget ya....

    BalasHapus
    Balasan
    1. Aku juga sempat lewat di Lost World Castle tapi nggak mampir mba. Kemarin di wedi ombo aku di penginapan, tapi pas malam-malam ke pantainya dan ramai jadi pengen ikut ngecamp :D

      Hapus
  4. Wuaah seru sepertinya.. saya ke Jogja selalu karena kerjaan, belum pernah memang tujuannya liburan tok.. jadi belum menjelajah Jogja samapi ke sudut-sudutnya.. Kereen banget jogja

    BalasHapus
  5. Jogja emang selalu ngangenin.. Kapan ya aku kejogja lagi. Ada rindu yang membuncah.

    BalasHapus
  6. Saking lamanya ga ke jogja smpe belum ngunjungin semua lokasinya aku mba, yg pling pengen pantai wedhi ombo

    BalasHapus
  7. Pengen coba tut Merapi. Jogja memang selalu menggoda untuk dikunjungi

    BalasHapus

Posting Komentar