Jejak Tulisan Kaki Kecil

Jejak Tulisan

23 komentar
Aku mungkin orang yang mudah lupa tapi tidak mudah melupakan terlebih kejadian ataupun segala sesuatu terkait masa lalu tentang diriku. Semua akan disimpan di memori terdalam diriku, hanya saja terkadang aku lupa ketika semua memori itu tertumpuk oleh memori-memori yang baru. Perlu waktu lama untuk mencari memori masa lalu itu, kecuali jika ada pemicunya mungkin akan lebih mudah, entah dengan lagu, entah dengan foto, entah dengan tulisan, entah dengan mengobrol dengan orang lain, ataupun pemicu lainnya.⁣

Dengan tulisan, akan lebih mudah untuk menemukan memori-memori masa lalu. Mungkin memori masa lalu yang buruk akan kembali menorehkan luka di hati, tetapi bukan itu yang aku inginkan. Yang aku inginkan bagaimana aku dapat berdamai dengan memori masa lalu yang pernah aku tulis sebagai jejak. Sedangkan memori yang menyenangkan akan kembali mengingatkan aku untuk selalu bersyukur dengan jejak masa lalu yang pernah aku tulis.⁣

Menulis adalah salah satu caraku untuk meninggalkan jejak. Yang aku ingat orang-orang yang memiliki karya akan lebih di kenal orang selama karyanya masih ditemukan. Entah itu gambar, tulisan, film, rumus, penemuan, dan lain sebagainya. Aku tak pandai menggambar, bahkan sering kali kabur dari pelajaran menulis sewaktu sekolah. Yang aku bisa hanya menulis, walaupun terkadang hanya sekedar berbagi pikiran dan perasaan. Setidaknya itu akan meninggalkan jejak bahwa aku pernah ada. ⁣

Tulisan akan membuktikan siapa yang menjadi yang pertama. Aku selalu ingat kata-kata guruku "menulislah, maka itu akan menjadi bukti jika kau yang pertama". Sebuah pemikiran, sebuah penemuan, atau lain sebagainya, tulislah saat itu juga, karena itu yang akan membuktikan kebenaran. Apalagi di jaman sekarang, jejak digital akan susah untuk dihilangkan. Maka tak perlu engkau berteriak-teriak agar semua orang tau, tapi biarlah tulisanmu yang akan berbicara sehingga orang tau dan percaya.⁣

Aku mungkin tak pandai menulis. Tapi aku selalu belajar dari jejak tulisan masa laluku. Mana yang bisa diambil sebagai rujukan, mana yang harus diperbaiki sesuai dengan ilmu ataupun pemikiran baru.⁣

Satu hal yang paling penting adalah tulislah hal-hal yang baik, karena itu akan menjadi jejak siapa dirimu kelak di hadapan Allah. Siapa tau jejak tulisanmu yang akan menjadi pemberat amal ibadahmu kelak saat perhitungan. Jika memang malu berdakwah dengan berbicara maka berdakwahlah melalui tulisan. Jadilah perpanjangan tangan Allah dengan menuangkan pemikiran-pemikiran yang bisa menjadi ladang amal tanpa perlu harus menggurui.⁣


#nulisyuk⁣
#belajarmenulis⁣
#nulisyukbatch37
Zakia Widayanti
Seorang yang mengaku introver dan menjadikan tulisan sebagai jalan ninja agar tetap waras. Tulisan adalah caraku menyampaikan keresahan dan kegelisahan. Terkadang semakin banyak menulis bisa jadi tanda jika aku sedang galau atau sedih atau mungkin banyak deadline :)

Related Posts

There is no other posts in this category.

23 komentar

  1. Assalamu'alaikum salam kenal �� akhir2 ini sy juga mulai ngerasa menulis itu banyak manfaatnya. Mulai mencoba untuk lebih rajin menulis, salah satunya membuat jurnal harian. Semangat!

    BalasHapus
    Balasan
    1. Waah rajinnya mba kalau sampai udah bikin jurnal harian hehe

      Hapus
  2. Bismillah semoga terus semangat dalam menulis! ⚘

    BalasHapus
  3. Sama mba, kita baiknya ga pernah berhenti menulis, baik juga buat terapi. :) Salam semangat!

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya mba, terapi kewarasan jiwa banget buat aku hehe

      Hapus
  4. Betul. Ikatlah ilmu dengan menulis dan juga amal. Menulis manfaatnya sangat banyak pastinya. Semangat terus, mari belajar nulis bareng ๐Ÿ˜

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya ustadzah, saya masih harus terus belajar sampai kapanpun

      Hapus
  5. Semangat mba.... Aku pun masih banyak belajar dari yg sudah pengalaman...

    BalasHapus
  6. Bener... Semoga selalu istiqomah menulis

    BalasHapus
  7. Mari meninggalkan jejak... Dan smg hanya jejak-jejak kebaikan yg kita tinggalkan... ๐Ÿ˜Š

    BalasHapus
  8. MasyaaAllah..terima kasih sdh mengingatkan untuk menulis mba. Barakallah๐Ÿ™๐Ÿ™

    BalasHapus
  9. iya mba bener banget menulis itu membuat kita kembali tapak tilas kehidupan.. bisa jadi kayak diary gitu deh kalau di blog nulisnya... semangat nulisnya mba

    BalasHapus
  10. Setuju sih mba, setelah punya anak pun aku rajin bikin tulisan yg bahas soal segala hal tentang anakku. Nanti misal lahir anak selanjutnya, aku bisa baca tulisanku lagi buat bahan belajar. Semacam pengingat gitu ya....

    BalasHapus
  11. Aamiin, semangat bersama untuk menulis ya mba ๐Ÿค—

    BalasHapus
  12. MasyaAllah semangaaaat ukh ngebloggingnya

    BalasHapus
  13. Assalamu'alaikum mba, salam kena :)

    BalasHapus
  14. MasyaAllah... nice sharing mba :)

    BalasHapus
  15. Assalamualaikum.. saya juga nggak bisa nulis mba, semoga kita kita selalu menjadi pribadi pembelajar sehingga meninggalkan jejak jejak yg baik.. semangat mba. Salam kenal

    BalasHapus
  16. Iya Mba. Semua kenangan akan awet kalo ditulis. Nanti, beberapa tahun lagi waktu baca ulang tulisan-tulisan, kita akan ingat semua kenangan saat kita menulis :)

    BalasHapus
  17. Betul banget kak, kalo menulis itu emang sebuah cara untuk merekam jejak kehidupan. Semangat menulis terus ya kak

    BalasHapus

Posting Komentar