Jejak Tulisan Kaki Kecil

Memahami Beda Pemikiran

Ketika memiliki beda pendapat ataupun beda pemikiran, rasanya ingin marah, ingin mengatakan, aku lho yang bener, atau yang bener gini loooh. Egois memang, tapi itu aku lakukan untuk memaksa orang memiliki pemikiran, pendapat, ataupun padangan yang sama denganku. Walaupun terkadang akupun terdiam, sekedar mendengarkan dan menolak dalam hati pemikiran yang orang lain sampaikan. 

Awalnya aku tak paham, awalnya aku sering tidak bisa menerima perbedaan pemikiran dan cenderung menolaknya, tetapi sejak mengikuti kelas belajar menjadi istri bersama teh Febrianti Ameera, aku belajar tentang frame of life. Bagaimana bisa orang memiliki pemikiran ataupun pandangan yang berbeda tentang sesuatu. Aku pun belajar untuk mencoba menerima perbedaan pemikiran ataupun pandangan dengan seseorang, bahkan orang terdekat kita yang kita pikir memiliki sifat, karakter, bahkan pemikiran yang sama. Terkadang akupun mencoba untuk menjelaskan alasan dibalik setiap pemikiran yang muncul jika memang orang tersebut bisa menerima, jika tidak? Aku memilih untuk diam dan mencoba mencerna alasan dibalik pemikiran orang tersebut.


Pemikiran ataupun pandangan kita terhadap sesuatu tersebut terbentuk dari dua hal, yaitu:

  • Frame of experience
Pengalaman terkadang membentuk suatu pandangan kita pada sesuatu. Entah pengalaman buruk maupun pengalaman yang menyenangkan, pasti akan meninggalkan bekas tersendiri pada kita. Hal tersebut yang nantinya membentuk suatu pandangan kita pada sesuatu secara sadar atau tidak. 

  • Frame of references
Buku, informasi, ataupun segala sesuatu yang kita peroleh juga dapat membentuk pandangan kita pada sesuatu. Semakin banyak buku, informasi, ataupun sesuatu yang kita peroleh dapat menjadikan perbedaan pandangan dengan orang lain karena perbedaan referensi.


Dari hal itu aku jadi paham, ah iyaya, kan pengalamanku dengan orang lain beda, buku ataupun informasi yang jadi rujukanku beda. Ya udah diterima aja. Jadi saling menyalahkan ataupun merasa benar. Menghindari perdebatan yang tidak ada ujungnya, hingga menimbulkan permusuhan. Lebih baik saling memahami dan mencari yang terbaik, entah itu titik tengahnya atau pemikiran lain yang lebih sesuai. Kalaupun merasa pemikiran orang lain salah? Lebih baik mendoakan, meminta pada Allah untuk dilunakkan hatinya dan dibuka pikirannya agar lebih legawa menerima kritik dan saran.
Zakia Widayanti
Seorang yang mengaku introver dan menjadikan tulisan sebagai jalan ninja agar tetap waras. Tulisan adalah caraku menyampaikan keresahan dan kegelisahan. Terkadang semakin banyak menulis bisa jadi tanda jika aku sedang galau atau sedih atau mungkin banyak deadline :)

Related Posts

There is no other posts in this category.

Posting Komentar