Jejak Tulisan Kaki Kecil

6 Cara Menyambut Bulan Suci Ramadhan dengan Suka Cita

Bulan suci ramadhan

Bulan suci ramadhan hanya tinggal beberapa hari lagi. Namun, apakah kita sudah menyambutnya dengan suka cita?

Menyambut suka cita tak sekadar merasakan kebahagiaan akan mudik dan juga membeli pakaian baru. Namun, perasaan suka cita akan suasana Ramadhan yang istimewa. Terkadang orang akan memikirkan beratnya hari ketika bulan suci hadir.

Berpuasa tetapi harus tetap melakukan aktivitas seperti biasanya. Waktu tidur yang mungkin akan berkurang karena bangun yang lebih pagi untuk sahur. Dan melakukan sholat taraweh yang cukup banyak jumlah rakaatnya dan membutuhkan waktu yang lama.

Padahal jika kita mengenal bulan Ramadhan dengan baik maka kita akan menyambutnya dengan suka cita. Mempersiapkan untuk menyambutnya jauh-jauh hari, layaknya orang tua yang menyambut buah hati yang akan segera hadir.

Cara Menyambut Bulan Suci Ramadhan

Bulan Ramadhan dikenal dengan bulan dimana para setan dibelenggu dan pintu rahmat dibuka. Maka sudah seharusnya sebagai seorang muslim kita menyambut dengan sebaik-baiknya. Mempersiapkan segala sesuatu sebelum bulan Ramadhan agar lebih banyak hal yang bermanfaat untuk dilakukan. Layaknya mempersiapkan sebuah ujian agar bisa lulus nantinya.

1. Berinteraksi dengan Al Quran

Bulan Ramadhan menjadikan umat muslim berlomba-lomba memperbanyak membaca Al Quran. Tak jarang menargetkan untuk khatam lebih dari satu kali dalam bulan Ramadhan. Tentunya hal tersebut tak bisa dilakukan begitu saja tanpa ada persiapan.

Dengan membiasakan lebih banyak berinteraksi dengan Al Quran hingga memiliki ikatan batin. Maka akan lebih mudah merasakan nyaman berlama-lama membaca ayat suci Allah. Jika tak dibiasakan maka akan merasakan lelah atau tak sanggup membaca berlembar-lembar.

Interaksi dengan Al Quran

Berinteraksi dengan Al Quran memang harus dibiasakan. Jika membutuhkan motivasi dan teman, bisa juga mengikuti grup one day one juz yang banyak bertebaran. Dengan memiliki lingkungan yang bersemangat membaca Al Quran maka kita akan merasakan semangat tersebut.

Jadi tak ada alasan lagi lupa atau malas untuk membaca Al Quran. Ditambah lagi mudahnya kita mengakses Al Quran melalui telepon pintar, memudahkan kita bisa membaca ayat suci dimana pun.

2. Bangun di Sepertiga Malam

Aktivitas sahur akan menjadi rutinitas saat bulan puasa. Terdapat banyak keberkahan di dalamnya dan aktivitas yang diajurkan oleh Rasulullah. Sahur akan memaksa kita bangun lebih pagi dari biasanya. Sehingga perlu membiasakan bangun di sepertiga malam.

Kebiasaan bangun di sepertiga malam akan membuat kita mudah jika akan sahur. Tak terlalu terasa berat dan terpaksa. Kebiasaan tersebut pun akan baik bagi kita karena bisa melakukan ibadah dan mendekatkan diri pada Allah.

3. Puasa Sunnah dan Membayar Hutang

Bagi para perempuan pastinya tak asing dengan membayar hutang puasa. Sebelum bulan suci kembali hadir sebaiknya sudah membayar lunas agar tak menumpuk hutang. Apalagi di luar Bulan Ramadhan banyak waktu yang dipilih untuk melakukannya, rasanya malu jika tak membayarnya sampai bulan puasa datang.

Jika sudah membayar lunas hutang puasa, kita juga bisa membiasakan diri berpuasa sunnah. Dengan kebiasaan puasa sunnah ini akan membuat tubuh siap menjalankan puasa selama 30 hari. Tubuh akan terbiasa dengan pola makan yang tiba-tiba berubah. Agar nantinya tak merasakan lemas dan biasa menjalankan aktivitas bulan suci dengan baik.

4. Memperbanyak Shalat

Jika shalat wajib sudah menjadi rutinitas harian, maka perlu membiasakan untuk melakukan shalat sunnah. Ketika bulan puasa nantinya akan bertambah aktivitas ibadah lainnya, yaitu shalat tarawih dan juga shalat witir. Orang akan memenuhi masjid ketika awal bulan dan mulai berkurang saat mendekati lebaran.

Shalat

Jika tak biasanya melakukan shalat sunnah dan menambah rakaatnya akan merasakan berat saat melakukan shalat tarawih. Padahal itu bisa jadi jalan kita menambah pundi-pundi amal di bulan Ramadhan. Dan bisa menjadikan kita lebih semangat melakukan ibadah saat mendekati lebaran dan bisa merasakan lailatul qadar.

5. Merencanakan Kegiatan Ramadhan

Bulan penuh keberkahan tentu tak bisa dilewatkan begitu saja, perlu direncanakan dengan matang. Banyak hal bertebaran di media sosial yang menawarkan kegiatan bulan Ramadhan jika kita bingung harus mengisinya dengan apa.

Kegiatan ramadhan

Pandemi tak menjadi halangan untuk kita bisa merencanakan bulan suci ini karena segala hal bisa dilakukan dengan online. Mulai dari kajian, kelas tahsin, liqo, dan banyak lagi. Dengan merencanakan dan memilih kegiatan Ramadhan nantinya, insya Allah akan banyak hal bermanfaaat yang dilakukan. Sehingga tak ada lagi waktu yang terbuang percuma.

6. Menjaga Kesehatan

Kesehatan menjadi kunci agar bisa menjalani bulan suci dengan baik. Mengalami sakit ketika bulan Ramadhan menurutku tak menyenangkan. Akan bertambah hutang puasa apalagi untuk perempuan dan melewatkan banyak ibadah jika tubuh membutuhkan banyak istirahat.

kesehatan

Sebelum bulan puasa datang perlu memperhatikan kesehatan. Bisa juga berkonsultasi dengan dokter jika memiliki kondisi kesehatan tertentu atau bagi ibu hamil dan menyusui. Hal tersebut bisa dijadikan pertimbangan untuk merencanakan kegiatan ramadhan nantinya.

Bulan suci ramadhan memang tinggal menghitung hari. Tapi tak terlambat untuk menyambut dengan penuh suka cita dan mempersiapkannya dengan baik. Sehingga nantinya kita akan merasakan kemenangan yang sesungguhnya. Bukan hanya kesenangan duniawi yang terkadang menjadikan kita lupa apa arti bulan Ramadhan itu sesungguhnya.
Zakia Widayanti
Seorang yang mengaku introver dan menjadikan tulisan sebagai jalan ninja agar tetap waras. Tulisan adalah caraku menyampaikan keresahan dan kegelisahan. Terkadang semakin banyak menulis bisa jadi tanda jika aku sedang galau atau sedih atau mungkin banyak deadline :)

Related Posts

9 komentar

  1. PR-ku selain hutang puasa adalah khatam qur'an dibulan puasa. Boleh lah nanti di cobain buat target semacam odoj dulu, ah semoga saja Allah mudahkan segala ya. Semoga kita termasuk yang mempersiapkan menyambut Ramadhan dengan penuh suka cita seperti para shahabiyyah dulu

    BalasHapus
  2. 6 tips yg relate bgt mba, smoga kita semua dimampukan dan bisa istiqomah saat Ramadhan dst ya mba

    BalasHapus
  3. Bulan Ramadan Ttahun kemarin saya gak khatam Quran Kak, malah mungkin hanya baca beberapa Juz. Haduh, miris sekali saya. Pokoknya ramadan tahun ini harus bisa nih, minimal 1 kali tamat. Hehe

    BalasHapus
  4. Memang sangat dianjurkan untuk lakukan aktivitas persiapan ramadan. Agar bisa lebih baik dan siap jalaninya. Nice tips. Tetap semangat!

    BalasHapus
  5. Istikamah dan konsisten ibadah sampe akhir ramadan itu masih jadi tantangan buatku mba. Pas di akhir kosentrasi udah pecah karena persiapan lebaran

    BalasHapus
  6. Aku bacanya agak telat nih mbaa, berasa banget ya memang kalau hal2 seperti bangun malam dan perbanyak sholat sunnah itu harus dilatih. Terima kasih sharingnya mbaa

    BalasHapus
  7. Waah..terimakasih untuk tulisannya mba..betul banget yaa.. Emang perlu dipersiapkan ya.. Biar Ramadhannya terasa nyata dan gak berlalu begitu saja..

    BalasHapus

Posting Komentar