Jejak Tulisan Kaki Kecil

Hubungan Blog, Media Sosial, dan Foto Original

13 komentar
Pengaruh Media Sosial dan Foto Original terhadap Blog

Hallo . . .

Wah kali ini mau membahas apa si hubungan blog, media sosial, dan foto original? Tapi bukan hubungan cinta segitiga kok. Ternyata dengan media sosial dan foto original bisa menjadi salah satu cara menaikkan traffic

Waah. . . gimana caranya ya media sosial dan foto original bisa menaikkan traffic? Materi tentang ini, didapat dari Kak Ilham Sadli dan Kak Gilang Maulani. Penasaran caranya? Yuk, baca sampai selesai ya!

Manfaat Media Sosial

Hampir setiap blogger pasti memiliki media sosial dan menggunakannya hampir setiap hari. Lalu apakah pernah mengetahui manfaat media sosial terutama terkait dengan blog?

1. Menjaga Silaturahmi

Media sosial dimanfaatkan sebagai alat untuk menjaga silaturahmi apalagi di tengah pandemi saat ini. Ketika tak bisa bertatap muka. Maka manfaatkanlah untuk menjaga silaturahmi sesama blogger.

2. Memperbanyak koneksi

Selain menjadi alat menjaga silaturahmi, media sosial bisa digunakan untuk memperbanyak koneksi. Bisa jadi kita akrab dengan seseorang padahal belum pernah bertemu sama sekali. Jadi perbanyaklah koneksi dengan ikut komunitas-komunitas blogger.

3. Branding

Apakah orang sudah mengetahui jika kita seorang blogger? Blogger newbie sepertiku pastinya masih jarang diketahui orang. Maka gunakan media sosial untuk membranding diri kita sebagai blogger sekaligus membranding blog kita agar dikenal orang lain.

4. Media Promosi Blog

Mau blog kita dibaca banyak orang? Tapi belum terlalu paham SEO? Ya, lakukan promosi dengan media sosial yang kita miliki. Setiap kali posting bagikanlah linknya, agar orang lain tau ada postingan baru di blog kita. 

Media Sosial Paling Populer

Dari begitu banyak media sosial yang ada, pilihlah media sosial yang paling populer. Mana media sosial yang nyaman dan akan digunakan sebagai branding. Jangan hanya mengikuti orang lain jika kita tak begitu paham atau nyaman dengan media sosial tersebut!

Medsos Terpopuler

Cara Branding di Media Sosial

1. Pahami Audience

Sebagai seorang blogger tentunya kita ingin apa yang kita tulis bermanfaat bagi orang lain. Maka ketika akan membranding diri sebagai blogger sekaligus membranding blog kita, hal yang perlu dilakukan adalah menentukan follower. Agar nantinya sasaran kita tepat saat membagikan tulisan kita diblog untuk dibaca follower di media sosial.

Tentukan usia, pendidikan, kebiasaan, gaya hidup, hingga kesukaan yang kita tuju untuk menjadi follower media sosial kita. Lakukan riset untuk mencari cara agar siapa yang memfollow kita tepat sasaran.

2. Dikenal sebagai Siapa?

Dalam menggunakan media sosial, kita ingin dikenal sebagai apa dan siapa? Sehingga kita sebagai blogger harus memanfaatkan agar orang lain tau, salah satunya melalui media sosial. Sehingga media sosial tidak hanya digunakan untuk mengecek hal tranding atau kepo terhadap orang lain.

Penting untuk membagikan tulisan kita ke media sosial, tetapi jangan hanya sekedar link atau foto. Berikan caption yang menarik dan sesuai dengan konten sehingga orang tertarik untuk mengklik dan membaca tulisan kita di blog.

3. Ciri Khas

Buatlah ciri khas di media sosia yang dimiliki, agar dapat menjadi pembeda dengan akun lain. Dan orang akan mudah mengingat akun kita jika memiliki ciri khas. Ciri khas bisa kita buat dari caption, foto, konten, ataupun sudut pandang. Misalnya, caption receh sehingga mengundang ketertarikan orang pada media sosial kita.

Ciri khas tersebut pun perlu sama di setiap media sosial kita, agar follower kita tetap merasa mengikuti orang yang sama. Sehingga branding yang kita bangun akan dirasakan oleh follower kita.

4. Arah Akun

Selain ciri khas, perlu pula menentukan arah akun media sosial kita. Apakah sapaan yang akan digunakan untuk follower kita, gaya bahasa yang digunakan, dan penggunaan kosa kata. Dengan begitu maka akan mendukung ciri khas akun media sosial kita.

5. Konsisten

Media sosial itu layaknya sebuah rumah yang harus dirawat dan ketika ada pengunjung yang datang maka perlu dijamu dengan baik. Sehingga jangan biarkan terbengkalai begitu saja, perlu konsisten dalam membuat postingan. Bukan membuat postingan ketika mood saja, perlu hilangkan kebiasaan buruk tersebut.

Konsisten bukan hanya terkait postingan saja, tetapi juga interaksi dengan follower. Sering-seringlah menyapa atau saling membalas komentar terutama pada follower yang loyal. Sehingga nantinya follower tidak akan berkurang tapi bisa bertambah.

Optimasi Media Sosial

Gak cuma blog yang perlu dioptimasi, tapi media sosial juga perlu. Apalagi jika ingin media sosial salah satu sumber traffic blog yang besar.

1. Konten

Pahami jika setiap platform memiliki ciri khas masing-masing terkait konten. Twitter dengan caption. Ig dengan gambar ataupun video. Jadi tonjolkan konten sesuai dengan ciri khas masing-masing platform.

2. Konsisten

Pernah gak si menunggu orang yang kita follow mengupdate konten mereka? Pasti menyebakan kan kalau harus menunggu. Maka perlu adanya konsistensi dalam menggunakan media sosial. Semakin sering menggunakannya pun pasti akan berpengaruh pada trafficnya.

3. Timing

Kenali jam keaktifan follower kita untuk menentukan timing yang tepat, sehingga ketika upload konten maka langsung dapat dilihat oleh follower kita pada saat itu juga.

4. Audience yang tepat

Nah, perlu banget mengetahui siapa si target kita di media sosial, agar tepat sasaran dan bisa menjadi pembaca tulisan kita di blog. 

5. Ikuti tren

Untuk menaikkan follower salah satu caranya dengan mengikuti tren. Pilih tren yang bagus bukan asal memilih tren yang malah mendatangkan haters.

Pentingkah Menggunakan Foto Original di Postingan Blog?

Kenapa si menggunakan foto original itu penting? Ternyata ada alasannya lho! 

1. Copyright

Menggunakan foto original hasil sendiri akan membuat kita tidak khawatir akan copyright. Jadi tenang deh menambahkan gambar di postingan artikel blog.

2. Menambah Kepercayaan Klien

Kalau gambarnya aja selalu ambil dari orang lain, gimana klien mau percaya kita untuk mengulas sesuatu? Jadi penting sesekali menggunakan foto hasil sendiri agar klien lebih percaya pada kita untuk mengulas produk ataupun tempat.

3. Gambar tidak pasaran

Yakin gambar yang ambil di google cuma dipakai sama kita aja? Pasti gambar gratisan gitu banyak deh yang pakai. Coba kalau hasil foto sendiri pasti nggak ada kan? Ya, kecuali ada yang pakai gambar kita juga.

4. Branding

Dengen menggunakan foto hasil sendiri kita bisa membranding jika kita mengerti dan bisa fotografi. Sehingga orang tak hanya mengenal kita sebagai blogger tapi orang yang juga paham fotografi.

5. Backlink gratis

Siapa si yang gamau dapat backlink gratis? Salah satu caranya ya dengan menggunakan foto original di postingan blog kita. Jadi, ketika ada yang menggunakannya pasti akan mencantumkan sumbernya kan? Jika foto kita menarik untuk orang lain, bisa jadi banyak yang berkunjung dan meningkatkan traffic blog. 

Smartphone Photografi

Duh, aku gak punya kamera nih. Tenang aja, untuk mengambil gambar kita hanya perlu menggunakan smartphone. Pastinya hampir semua blogger memilikinya kan? Jadi tak perlu pusing lagi ya!

Kelebihan dan Kekurangan Smartphone Photography

Pertama, kita cari tau dulu yuk apa si kelebihan Smartphone Photography!
1. Hampir semua orang memiliki
2. Mudah dibawa dan digunakan
3. Tidak perlu transfer file
4. Bisa edit gambar langsung di smartphone
5. Hasilnya lumayan bagus untuk di posting di blog maupun media sosial

Walaupun memiliki beberapa kelebihan, tetapi tetap saja terdapat kekurangannya.
1. Bukaan lensa rata-rata hanya f 2.2
2. Jika foto dicetak dalam ukuran besar, gambar terlihat pecah
3. Rawan terdapat noise dan distorsi

Hal yang Perlu Dipersiapkan untuk Smartphone Photography

1. Resolusi 

Ketika akan memotret menggunakan ponsel perlu diperhatikan resolusi kamera. Minimal gunakan kamera dengan resolusi 12 megapixel agar dapat memperoleh hasil yang cukup bagus. 

Hasil Foto Menggunakan Smartphone vs Hp Jadul

2. Pencahayaan

Tentukan cahaya yang akan digunakan untuk memotret, apakah akan menggunakan cahaya alami dari sinar matahari atau cahaya buatan dengan bantuan lampu. Selain sumber cahaya, arah datangnya cahaya pun perlu diperhatikan, apakah ingin dari arah belakang, samping, atau depan objek foto.

Hasil foto dengan cahaya alami vs buatan

3. Pilih Backdrop/Background

Pilihlah backdrop/background sesuai dengan kebutuhan. Apakah itu pemandangan alami, tembok atau kertas khusus. Jika modal masih minim, bisa gunakan kain, kertas kalender, kertas hvs, atau kertas karton yang dimiliki sebagai alas foto.

4. Tema dan Konsep Foto

Agar tidak bingung ketika akan memotret maka bisa dimulai dengan pemilihan tema atau konsep foto, apakah modern, tradisonal, makanan, atau hal-hal yang berkaitan dengan objek foto. Jangan sampai konsep foto tidak nyambung dengan objek foto. Jika memang masih pemula bisa saja memotret objek tanpa ada tambahan properti atau gunakan properti dengan warna senada/sesuai kandungan objek foto.

5. Nuansa dan Properti

Penggunaan properti ketika memotret biasa digunakan agar menghasilkan foto yang bagus. Pilihlah properti yang senada dengan objek dan tidak lebih terang dari objek. Dengan properti tersebut diharapkan foto menjadi bagus tetapi objek utama tetap lebih menonjol.

Hasil foto dengan background polos vs tambahan properti

6. Angle

Angle yang akan digunakan dalam memotret pun perlu kita perhatikan dan sesuaikan. Apakah akan eye view (sejajar dengan objek), low angle (lebih rendah dari objek), high angle (lebih tinggi dari objek), atau flatlay (objek rebahan dan kamera berada di atas sejajar dengan objek). Setiap angle akan memberikan kesan yang berbeda, terlihat lebih besar, kecil, ataupun kesan mewah.

Hasil foto dengan eye level dan flat lay

Jadi bagaimana nih? Apakah tertarik branding di media sosial dan belajar smartphone photography? Walaupun terlihat ribet, jika terus berlatih maka akan terasa mudah nantinya. Setidaknya media sosial dan foto original bisa menunjang blog kita dan juga menaikkan traffic blog.

Zakia Widayanti
Seorang yang mengaku introver dan menjadikan tulisan sebagai jalan ninja agar tetap waras. Tulisan adalah caraku menyampaikan keresahan dan kegelisahan. Terkadang semakin banyak menulis bisa jadi tanda jika aku sedang galau atau sedih atau mungkin banyak deadline :)

Related Posts

13 komentar

  1. Media sosial memang wadah paling cocok untuk personal branding kita ya apalagi sebagai blogger :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya mba karena hampir semua orang main medsos

      Hapus

  2. Lengkap banget mba ulasannya. Harus dipraktekkin nih.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Semangat memulai branding sebagai blogger ya mba :)

      Hapus
  3. Nah branding personal ini yang paling penting dan sering dilupakan banyak orang. Aku juga :) Makanya sekarang lebih banyak belajar tentang branding diri sebagai blogger

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya mba, aku pun masih belajar tentang branding agar dikenal orang sebagai blogger.

      Hapus
  4. Waw.. keren Mba sharingnya, sangat-sangat detail. Memang foto menjadi salah satu unsur penting di blog dan medsos.. Apalagi sekarang semua serba mengandalkan penglihatan ya..

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya nih mba, kalau cuma tulisan kadang orang bosen gitu hehe

      Hapus
  5. Masya Allah lengkap bgt ni mba zakia, aku blum jago ngedit foto nih mba

    BalasHapus
    Balasan
    1. Mesti ikut kelas khusus atau belajar terus ini mba, aku pun nggak jago ngedit-ngedit gitu si hehe

      Hapus
  6. Top tulisannya. Kapan-kapan Wida sharing ya di grup tentang tips naikin traffic, dan sebagainya.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Insya Allah um kalau nanti ada sharing di kelas

      Hapus
  7. Wah lengkap sekali mbaa materinya, perlu belajar branding nih saya, fotografi dan edit2nya juga jadi inget salah satu materi di Bd hehe..
    Thank you for sharing mbaa..

    BalasHapus

Posting Komentar