Jejak Tulisan Kaki Kecil

Cewek Cowok, Sahabatan?

Kalian termasuk tim yang percaya kalo cewek cowok itu bisa sahabatan atau tim yang nggak percaya?

Aku dulu termasuk tim yang percaya kalo cewek cowok itu bisa sahabatan, murni tanpa ada perasaan apapun. Dari kecil hidupku lebih sering berteman dengan cowok. Bahkan dulu waktu TK lumayan sering bahkan tiap hari balik ke rumah sama temen-temen cowok cuma buat nonton tom and jerry. Rasanya dulu seneng, bisa main dan bebas berteman sama cowok. Sampai jaman SMA pun aku masih percaya dengan cewek dan cowok itu bisa sahabatan atau sekedar berteman tanpa ada rasa apapun.

Tapi sekarang, aku termasuk tim yang nggak percaya kalo cewek dan cowok bisa sahabatan. Cewek dan cowok, dua orang bareng terus menerus atau sekerang chatting dengan intensitas yang lumayan bahkan tiap hari, nggak mungkin nggak ada apa-apa. Walaupun terkadang hanya satu pihak yang merasakan dan mencoba menetralkan semua itu. Terkadang perasaan tumbuh karena terbiasa, terbiasa bersama terbiasa chatting ataupun terbiasa dengan kebiasaan yang lain. Seperti pepatah ya, witing tresno jalaran soko kulino (rasa sayang bisa muncul karena terbiasa). Apalagi kalo udah satu pemikiran, satu hobi dan hal lainnya.

Rasanya nggak percaya itu membuatku jadi kadang tuh males main sama cowok kecuali ada temen ceweknya. Padahal main sama cowok tuh asyik, tapi ya mencoba untuk menjaga segala perasaan yang ada. Dulu temenku sampe bilang, jangan-jangan nanti kamu juga jauhin aku ya? Kaya cowok-cowok yang lain? Sempat menjauh tapi sekarang? Ya biasa aja. Terkadang masih kontak kan? Tapi intensitasnya jarang.

Buatku rasanya mending jaga jarak dari awal, kaya tulisan di belakang kendaraan. Jaga jarak aman. Ya biar nantinya malah jadi musuh-musuhan kan? atau nggak enak karena pernah ada sesuatu. Dulu mungkin ada yang pernah jadi temen ngobrol dan temen ketawa akhirnya juga berujung canggung. Karena pernah ada yang bilang, dia suka sama kamu. Deg. Mungkin niatnya baik bilang gitu, tapi akunya yang berujung menjauh. Padahal udah dibilangin ya udah biasa aja sama dia, jangan dipikirin. Lha kamunya ngomong si tentang dia, gimana aku bisa biasa aja coba.

Setiap denger lagunya, teman tapi menikah "semua mungkin pernah merasa, apa yang aku rasa, sayang dengan teman, yang selama ini ada". Lagu nyess, ya aku pernah tapi dulu. Karena aku merasa, suka sama orang ya diluar lingkaran pertemananku. Atau sering liat film yang awalnya berteman dari kecil juga ujung-ujungnya suka. Kenapa? Karena selama ini saking terbiasanya jadi nggak sadar sama perasaan itu, waktu kehilangan baru sadar. Bahkan aku pernah denger cerita tentang persahabatan cewek dan cowok entah dari kapan, disaat mereka sadar mereka saling suka tapi mencoba untuk menyembunyikannya. Hingga akhirnya mereka nggak bareng dan saling meyalahkan. 

Ya itu semua cuma pendapat dan pengalaman pribadi si, jadi ya bebas aja. Toh banyak juga yang di sana cewek dan cowok bersahabat. Asal jangan saling baper aja ya, eh tapi kalo jodoh gpp si, kalo enggak ya harus tetap berhubungan baik ya?
Zakia Widayanti
Seorang yang mengaku introver dan menjadikan tulisan sebagai jalan ninja agar tetap waras. Tulisan adalah caraku menyampaikan keresahan dan kegelisahan. Terkadang semakin banyak menulis bisa jadi tanda jika aku sedang galau atau sedih atau mungkin banyak deadline :)

Related Posts

Posting Komentar