Jejak Tulisan Kaki Kecil

BOSAN ITU PASTI TAPI JANGAN EGOIS

April 2020, manusia masih dihantui ketakutan dengan adanya pandemi covid 19. Entah bagaimana mulanya, tetapi membuat hampir seluruh dunia heboh akan makhluk kecil itu. Dan entah hingga kapan kondisi ini akan berakhir, tidak ada yang bisa mengetahuinya kecuali Allah. Sehari, dua hari, semiggu, sebulan, setahun, atau kapan semua ini akan berakhir.

Setiap harinya, muncul kebijakan baru, informasi baru hingga artikel-artikel baru yang membahas tentang makhluk itu. Seolah membuat semua manusia hanya tertuju padanya. Awalnya mungkin biasa tetapi lama kelamaan cukup membuat bosan, frustrasi, stress, ataupun perasaan lainnya. Tapi apakah pantas aku merasakan semua itu? Tidakkah terlalu egois?

Layaknya lagu teman tapi menikah, jika bosan itu pasti. Tapi apakah aku akan menyerah dengan kebosanan itu? Bosan hanya di rumah saja dengan rutinitas yang itu itu saja. Rasanya terlalu egois. Banyak orang yang harus tetap bekerja karena memang tuntutan, jika tidak bekerja maka mereka tidak bisa bertahan dengan kerasnta dunia ini beberapa hari ke depan. Banyak orang yang harus bekerja karena semua yang terjadi saat ini bergantung pada mereka. Sedangkan aku hanya cukup diam di rumah dan bisa menikmati segala hal dengan tenang dan tidak takut kekurangan.

Sebagai introvert mungkin berdiam diri di rumah merupakan sesuatu yang mengasyikan, sedangkan bagi ekstrivert mungkin merupakan sebuah siksaan yang luar biasa bahkan lebih menghabiskan energi dibandingkan berada di luar rumah dengan segala aktivitas yang menyibukkan diri. Tapi untukku yang intovert pun lama kelamaan semakin membosankan apalagi dengan bertemu dengan orang yang sama dan berada di rumah dalam waktu yang cukup lama. Tapi rasanya aku egois, jika sang ekstrovert pun bisa bertahan dan mencari cara untuk membangkitkan energi mereka melalui aktivitas virtual yang dilakukan. Mungkin aku bisa mengikuti jejak mereka atau mecari cara lain agar menikmati keadaan ini.

Rasanya aku egois jika mengeluh dengan kebosanan yang aku rasakan. Mungkin bukan hanya aku yang bosan dan jenuh, hampir kebanyakan orang pun merasakannya. Tapi mereka masih bertahan untuk berperang dengan kebosanan yang melanda agar tak dikalahkan dengan ego mereka. Apalagi di era digital ini, bermuculan banyak kelas-kelas online dari yang berbayar hingga gratis untuk bisa diikuti agar menjadikan tetap produktif walaupun berada di rumah. Setidaknya cukup untuk mengalihkan dari rasa bosan yang hadir.

Aku harap pandemi ini bisa berakhir di waktu yang tepat sebelum semua orang menyerah dan kalah dengan kebosanan yang hadir. Berujung menjadikan manusia menjadi egois dan diperbudak oleh rasa bosan yang dimiliki.
Zakia Widayanti
Seorang yang mengaku introver dan menjadikan tulisan sebagai jalan ninja agar tetap waras. Tulisan adalah caraku menyampaikan keresahan dan kegelisahan. Terkadang semakin banyak menulis bisa jadi tanda jika aku sedang galau atau sedih atau mungkin banyak deadline :)

Related Posts

There is no other posts in this category.

Posting Komentar